STOP PERNIKAHAN ANAK, suaratifapapua.com

Anak-anak Kampung Yakonde - Kampanye Stop Perkawinan Anak


Kota Jayapura, suaratifapapua.com,- Perkawinan anak menjadi salah satu persoalan yang menghambat anak perempuan mencapai
potensi tertingginya. Berdasarkan data tahun 2016, di Indonesia secara umum, tercatat ada 1 dari 9 anak perempuan menikah di bawah usia 18 tahun. Perkawinan anak berdampak pada partisipasi pendidikan yang rendah dimana dengan menikah di bawah 18 tahun berarti mereka tidak menyelesaikan pendidikan tingkat SMA. 

Selain itu pernikahan usia anak membuat anak perempuan semakin rentan terhadap kekerasan rumah tangga dan mempengaruhi kesehatan mereka selama kehamilan dan proses melahirkan. 

Peringatan ini adalah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang fenomena perkawinan anak dan upaya pencegahannya, mendorong anak-anak perempuan untuk berani bermimpi besar meraih cita-cita sebelum memutuskan untuk menikah.
Diharapkan pesan-pesan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender yaitu perkawinan anak dapat dicegah dan meningkatkan kesadaran kritis masyarakat dan terutama anak-anak muda Papua sebagai generasi penerus di masa mendatang. 

"Mari kita menjadi bagian dari Perubahan"
Foto ini adalah salah satu dokumentasi tahun 2018 pada kegiatan USAID BERSAMA, sebagai salah satu kampanye STOP PERKAWINAN ANAK.
 
 
Penulis : Hiswita Pangau - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "STOP PERNIKAHAN ANAK, suaratifapapua.com"

Post a Comment