Pengungsi Asal NTT Pasca Kerusuhan Wamena Perlu Perhatian Pemerintah, suaratifapapua.com




Sentani, suaratifapapua.com,- Kondisi saat ini di posko lanud Silas Papare Sentani, membingungkan. Hal ini dijumpai jurnalis media ini saat melakukan kunjungan diposko tersebut.

Dari informasi yang diperoleh bahwa warga yang sudah siap sejak pagi untuk diberangkatkan, mendadak dibatalkan. Menurut penanggung jawab posko, Letkol Toriq, warga yang akan kembali ke kampung halaman mereka melalui Surabaya, akan difasilitasi oleh Pemda Jawa Timur. 



Sedangkan warga lainnya asal NTT sebaiknya mencari komunitas asal daerahnya. Menurut informasi yang diterima pihaknya, Pemda hanya akan memfasilitasi mereka yang yang akan kembali ke Wamena. Sedangkan untuk kembali ke daerah asal, Merupakan tanggung Pemerintah Daerah masing masing. Informasi ini meresahkan warga asal NTT. 

Sejak kemarin sore, warga dibagikan kartu pengungsi yang sudah dicap oleh Dinas Sosial Kabupaten Jayapura. Menurut salah satu penyintas asal Nusa Tenggara Timur, kartu ini diberikan untk perjalanan pulang para penyintas. Namun, siang tadi, penanggung jawab Posko mengatakan, warga yang difasilitasi oleh Pemda Jawa Timur akan diberangkatkan pada Jumat, 11 Oktober 2019. Sedangkan, para penyintas asal NTT, dan Makassar perlu menghubungi komunitas dari wilayahnya masing masing terkait biaya transportasi. 

Situasi ini dikeluhkan oleh warga asal NTT. Mereka bingung dengan kartu yang dibagikan tanpa ada penjelasan yang pasti, siapa yang akan membiayai mereka. Warga berharap semua difasilitasi sampai tiba di tempat tujuan. Jika memang ada pengecualian, kartu tidak perlu dibagi.


Penulis : Dorthea Rumere - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "Pengungsi Asal NTT Pasca Kerusuhan Wamena Perlu Perhatian Pemerintah, suaratifapapua.com"

Post a Comment