Sosialisasi Peraturan Daerah No.8 Tahun 2018 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Kabupaten Keerom,suaratifapapua.com


Pembukaan Kegiatan No. 9 Tahun 2018 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom

KEEROM, suaratifapapua.com,- Pemerintah Kabupaten Keerom terus melakukan upaya dalam Pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. Hal ini terbukti dengan adanya pertemuan sosialisai produk hukum daerah, peraturan daerah nomor 9 tahun 2018 tentang pencegahan dan pengendalian HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom pada Jumat (26/7) lalu.

Bupati Keerom dalam sambutannya menuturkan bahwa "Program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia di dasari oleh empat pilar utama yaitu Promosi,Pencegahan, Dukungan perawatan pengobatan, dan Pemberdayaan untuk pencegahan dampak buruk".



"Keempat pilar utama tersebut diatas dikerjakan secara komperhensif bersama – sama oleh semua lembaga dan perangkat kerja yang ada di daerah baik itu oleh pemerintah maupun lembaga masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi teknisnya masing – masing".

Bupati Kabupaten Keerom saat Memberikan Sambutan


Sampai dengan tahun 2019 Kabupaten Keerom telah melakukan berbagai upaya untuk menggerakkan ke empat pilar tersebut diatas melalui organisasi perangkat daerah yang ada dan juga lembaga – lembaga masyarakat yang ada di Kabupaten Keerom. Upaya – upaya tersebut antara lain promosi dan informasi tentang bahaya HIV dan AIDS serta edukasi pencegahannya yang dilakukan oleh lembaga masyarakat seperti tokoh agama terlatih informasi HIV, para guru yang sudah telatih informasi HIV, remaja – remaja yang sudah terlatih informasi HIV dan lembaga – lembaga lainnya selain lembaga pemerintahan. 

Masyarakat yang hadir pada saat Kegiatan Sosialisasi PERDA
Upaya penjaringan kasus, pengobatan, dan perawatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan LSM yang memiliki kaspasitas dalam pemeriksaan dan perawatan, serta dukungan kepada mereka yang terkena dampak langsung dan tidak langsung dari penyebaran virus HIV ini seperti bantuan bahan makanan dan pemberdayaan kemandirian oleh Dinas Sosial.



Walaupun empat pilar ini telah dijalankan, tetapi bila melihat dari perjalanan penyebaran kasus HIV yang terus meningkat dan meluas, serta kompleksnya masalah yang ditimbulkan akibat dari penyebaran virus HIV, upaya- upaya ini perlu terus ditingkatkn dan diperkuat. 


Salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah kepada semua pihak yang terkena dampak dari penyebaran HIV dan AIDS adalah memberikan perlindungan hukum dalam bentuk regulasi kepada mereka yang terinfeksi HIV, keluarga yang terinfeksi, mereka yang terkena dampak baik langsung maupun tidak langsung dari penularan virus ini dan juga setiap lembaga yang bergerak dan berperan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS Kabupaten Keerom.

Penandatanganan Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2018 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom
 
Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Keerom dengan  tugas dan fungsi utamanya sebagai lembaga koordinasi yang mengkoordinir lembaga – lembaga teknis pemerintah dan masyarakat di daerah dalam menjalankankan fungsi teknisnya masing – masing telah mengusulkan terbitnya sebuah peraturan daerah yang akan menjadi salah satu payung hukum bagi setiap elemen  masyarakat dan lembaga yang bergerak dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS Kabupaten Keerom yang hari ini akan kita ikuti sosialisasinya.



"Semoga dengan adanya peraturan daerah ini, semua pihak yang terlibat langsung dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom dapat bekerja dan menjalankan fungsinya sesuai dengan regulasi yang ada  agar dapat mendukung dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom". 

Demikian ucap Bupati Keerom dalam sambutannya selaku Ketua Umum Komisi Penanggulangan AIDS Kab.Keerom Dalam Rangka Kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah, Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIV) Dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) Kabupaten Keerom.


Sementara Yusnita Pabeno selaku sekretaris Komisi Penanggulangan HIV dan AIDS (KPA) Kabupaten Keerom menuturkan "bahwa Sosialisasi Produk Hukum Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2018 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom hari ini dimulai dari perjalanan panjang sejak pengusulan di bulan Agustus 2017, dilanjutkan dengan kajian hukum, penyusunan RAPERDA, berlanjut ke konsultasi publik, revisi kembali, pembahasan bersama DPRD, dan berakhir di pengesahan oleh DPRD pada Desember 2018". 

"Semoga menjadi salah satu produk hukum yang menjadi payung bagi semua lembaga yang bergerak dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Keerom", tutur Yusnita menambahkan harapannya.


Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "Sosialisasi Peraturan Daerah No.8 Tahun 2018 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Kabupaten Keerom,suaratifapapua.com"

Post a Comment