Musyawarah Daerah PKBI Papua Ke-3 , suaratifapapua.com

Staf PKBI pusat dan daerah Papua Foto bersama Tamu undangan MUSDA ke-3

Kota Jayapura, suaratifapapua.com,-- Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) non profit yang berbasis pada kerelawanan dengan tujuan mewujudkan Keluarga yang bertanggung jawab melalui program yang dikembangkan, didukung dengan kapasitas organisasi yang perlu terus ditingkatkan.

Secara nasional PKBI berdiri di Jakarta pada tahun 1957, dan hingga saat ini tahun 2019 PKBI telah terbentuk di 26 provinsi di Indonesia. Untuk wilayah Provinsi Papua, PKBI Daerah Papua resmi berdiri pada tahun 1993, dan saat ini memiliki 4 cabang di Kota dan Kabupaten yaitu PKBI Cabang Kota Jayapura, PKBI Cabang Kabupaten Jayapura, PKBI Cabang Kabupaten Keerom dan PKBI Cabang Kabupaten Biak Numfor.

Foto Bersama Pengurus PKBI Pusat

PKBI sebagai organisasi yang didukung semangat profesionalisme, kemandirian, kepeloporan, kerelawanan mampu bertahan menghadapi berbagai dinamika dan tantangan perubahan masyarakat, senantiasa memperkuat kembali kelembagaan organisasi guna meningkatkan kontribusi PKBI yang berpihak kepada masyarakat miskin dalam segala keterbatasannya guna meningkatkan akses terhadap layanan-layanan yang menjadi hak masyarakat.


Suasara Kegiatan MUSDA PKBI Papua

Dalam periode 2013 – 2019 Ada 6 program yang telah dijalankan yaitu : Layanan Klinik dilokalisasi Tanjung Elmo, Program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak, Program Sehat Ibu dan Anak Tercinta, Program HIV untuk komunitas Lelaki Seks Lelaki (LSL), Program HIV untuk Pekerja Seks Perempuan, dan Program Peningkatan akses layanan kesehatan dan ekonomi bagi perempuan, namun saat ini hanya ada 2 Program yang sedang dijalankan oleh PKBI Papua yaitu: Program HIV untuk Pekerja Seks Perempuan, dan Program Peningkatan akses layanan kesehatan dan ekonomi bagi perempuan.

Suasana Rapat Musyawarah Daerah ke-3

Fokus issue PKBI yang ditujukan kepada keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat, khususnya ibu/perempuan dan anak merupakan kekuatan dan peluang untuk berkontribusi terhadap pembangunan manusia yang berkualitas di tanah Papua. Tentunya hal tersebut dapat menjadi potensial ketika didukung oleh komitmen, sumber daya dan jejaring yang kuat dengan berbagai pihak termasuk dukungan pemerintah daerah.

Pada Bab VI Pasal 35 Butir 5 diamanatkan bahwa Musyawarah Daerah wajib diselenggarakan setiap 4 tahun sekali dengan dihadiri oleh Utusan Cabang, Pengurus Harian Daerah, Utusan Pengurus Harian Nasional, wakil daerah di Pengurus Nasional, Staff (Direksda dan staff daerah) dan undangan lainnya guna memilih Ketua dan Pengurus Harian Daerah. 

Suasana Pelantikan Pengurus PKBI Yang Baru

 Disamping amanat pasal di atas, maka Musda menjadi bagian yang sangat penting bagi keberadaan PKBI Daerah Papua sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan untuk menjalankan perannya secara berkelanjutan. Untuk maksud tersebut, maka PKBI Daerah Papua berencana akan melaksanakan Musyawarah Daerah Ke-III di Jayapura pada tanggal 13 Juli 2019.

Tujuannya adalah, menerima dan mengesahkan laporan pertanggung jawaban Pengurus Daerah, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan organisasi dan program PKBI Daerah Papua, kaji ulang dan atau menetapkan Rencana Strategis Daerah serta Kebijakan organisasi dan memilih Ketua dan menetapkan Pengurus PKBI Daerah Papua Periode Tahun 2019-2023.

Kegiatan Musda akan diikuti oleh peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari unsur: Pengurus Harian Daerah (PHD) PKBI Papua, Pengurus Harian Cabang (PHC) dari 4 PKBI Cabang (Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Kab. Keerom dan Kab. Biak Numfor), Staff PKBI Daerah Papua dan juga undangan atau peninjau dari mitra PKBI Papua.
 
 
Penulis : Hiswita Pangau - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "Musyawarah Daerah PKBI Papua Ke-3 , suaratifapapua.com"

Post a Comment