Tinggal di pondok Karena Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang - Kabupaten Jayapura

Ronal Kogoya Dengan Pondoknya (foto: Gerrard)
Sentani, suaratifapapua.com,- Dampak bencana banjir bandang 16 Maret lalu masih dirasakan oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura.

Sabtu (16/4) lalu saat Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) melakukan kunjungan ke posko Dusun Mulia yang terletak di Desa Kertosari, Distrik Sentani Barat. tampak beberapa masyarakat sedang membersihkan rumah-rumah mereka dari pasir kali yang ikut hanyut dan masuk ke rumah-rumah masyarakat.

Ronal Kogoya seorang anak yang harus membangun pondok bersama orang tua karena rumahnya tampak parah diterjang air.

Kondisi Rumah Ronal Saat Ini (foto: Gerrard)

Rumah yang sebagian besar berbahan tripeks ini hancur dan masih banyak pasir didalamnya." Ia saat ini saya dengan bapa dan mama buat pondok, karena rumah kami sebagian tripleksnya hancur dan harus diganti",tutur Ronal kepada jurnalis suaratifapapua.

"Sampai saat ini puji Tuhan kami sudah dapat bantuan berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai, tapi kalau masih bisa kami dibantu peralatan atau bahan untuk perbaiki rumah",tutur Ronal menambahkan penjelasannya.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Ekiben Kogoya Pengungsi Posko Dusun Mulia - Kabupaten Jayapura

Ekiben Kogoya Pengungsi Posko Dusun Mulia (foto: Gerrard)

Sentani, suaratifapapua.com,- Ekiben Kogoya adalah salah seorang ibu pengungsi di Posko Dusun Mulia, RT 03 RW 03 Desa Kertosari, Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura.

Ibu.Ekiben Kogoya menuturkan,"saat ini saya sedang hamil tiga bulan dan rumah saya juga terkena banjir bandang 16 Maret lalu.

"Saya senang sudah mendapatkan bantuan dari semua relawan yang sudah datang keposko kami walaupun jauh". Saya sudah dapat susu, gula, Supermi, selimut.

Sampai saat ini sebagian rumah dikampung Dusun Mulia sedang dibersihkan secara manual, Menggunakan peralatan seadanya. Bahkan yang rumahnya hancur harus membangun pondok beratapkan terpal agar ada tempat untuk berteduh.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Bawaslu Kabupaten Memberamo Raya Gelar BIMTEK BAGI SAKSI PARPOL PESERTA PEMILU 2019


Memberamo, suaratifapapua.com,- Sesuai dengan undang -undang 7 pasal 351 Tahun 2017 pada tentang Pemilihan Umum (PEMILU) Rabu (10/04) kemarin, Badan Pengawas PEMILU Kabupaten Mamberamo Raya mengelar Bimtek bagi para saksi dari 16  parpol peserta Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mamberamo Raya Cornelia Mamoribo, SE ketika membuka acara Bimtek tersebut menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan ini untuk membekali para saksi untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai saksi pada pemilu nanti, "Saya berharap kepada pimpinan parpol agar saksi yang mengikuti bimtek adlah saksi yang benar-benar pada hari pemungutan suara nanti,  dan bukan cadangan," tegasnya dalam arahan singkatnya sebelum membuka kegiatan.

Dirinya juga menambahkan,"sekali lagi saya tegaskan kepada pimpinan parpol untuk tidak merekrut saksi yang berstatus ASN dan Penyelenggara Pemilu karena ini akan menyalai kode etik penyelenggara. Demikian tutupnya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut pada sesi yang sama di sela-sela pembukaan kegiatan Maria Ibo, S.Sos selaku kepala sekretariat menyampaikan terimakasi atas kehadiran para peserta. Ia juga mengatakan, "pada dasar kami atas nama lembaga, siap mefasilitasi kegiatan yang telah di agendakan oleh bapak, ibu Komisoner demikian katanya. "bilamana nanti dalam kegiatan ini ada yang kurang dalam pelaksanaanya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya." Tutunya.

Usai pembukaan pada pukul 9 pagi di lanjut dengan pemberian materi oleh Komisioner hingga selesai.

Penulis : Saiway - Kontributor Kab.Memberamo Raya

Related Posts:

Selain Menulis Berita JW TIFA Menggalang Bantuan Untuk Korban Bencana Alam Kabupaten Jayapura

Walia Penerima Seragam Sekolah Posko Dusun Mulia saat diwawancarai JW TIFA (foto: Gerrard)

Sentani, suaratifapapua.com,- Jurnalis Warga Kota Jayapura selain mendistribusikan bantuan bagi korban bencana alam yang terjadi di Kabupaten Jayapura waktu lalu JW TIFA juga mewawancarai langsung untuk mendapatkan berita-berita terupdate.

Fince Womsiwor adalah salah satu anggota Jurnalis Warga Kota Jayapura yang ikut terlibat secara langsung baik memberikan bantuan sembako, Fince Womsiwor juga memasak makanan yang kemudian dibungkus dan dibagikan kepada posko-posko pengungsian.

Alia siswa SD kelas 3 yang juga menjadi pengungsi posko Dusun Mulia , Desa Kertosari, Distrik Sentani Barat mengatakan," sangat senang mendapat pakaian Seragam sekolah dari JW TIFA dan rombongan yang datang".

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Kunjungan JW TIFA ke GKI Inri Phulende - Kabupaten Jayapura


Sentani, suaratifapapua.com,- Tim Jurnalis Warga saat mengantar bantuan ke salah satu kampung yang ada di Ifar Besar.
Menggunakan speed boat dari Komba menuju tempat yang akan di berikan bantuan di salah satu gereja yaitu GKI Inri Phulende.



Dengan Bantuan seadanya, semoga bisa bermanfaat pengungsi yang rumanhnya terkena banjir akibat air danau yang meluap tinggi.

Bantuan-bantuan yang kami antarkan ini adalah bantuan dari penyumbang yang baik hati. Jadi kami membantu memgantarkan kepada yang membutuhkan.
Jadi kami mengantarkan bantuan seadanya dan berharap bisa membantu.


Seperti yang di sampaikan salah satu mama bahwa mereka sangat berterima kasih, karena bantuan ini sangat bermanfaar meskipun sudah ada bantuan tetapi dengan jumlah warga yang banyak, kadang tidak cukup jadi ini sudah meringankan beban.
Semoga JW masih bisa tetap membantu penyumbang untuk menyalurkan bantuan.

Penulis : Lince Amamehi - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Guna Penyiapkan Generasi Muda RPM SIMAPITOWA Gelar Pelatihan Jurnalistik

Suasana pelatihan jurnalistik (foto:Sofian)


Jayapura, suaratifapapua.com, -Dengan digelarnya pelatihan jurnalistik  yang demi menyiapkan generasi mudah SIMAPITOWA  dalam dunia  menulis, Pelatihan jurnalistik yang di adakan oleh oleh Organisasi  Rumpun Pelajar Mahasiswa  Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, Wanggar yang di singkat menjadi (RPM SIMAPITOWA)  yang berlangsung di Aula SMK Negeri 3 pada Sabtu (06/04).


Pelatihan Jurnalistik yang berlangsung  dengan thema (Menbangun SIMAPITOWA  Melalui Menulis) dan dalam kesempatan itu di hadiri oleh 80 peserta.

Organisasi  SIMAPITOWA  merencanakan  Untuk meluncurkan  sebuah majalah  selangka oleh karena untuk  menpermudah para pelajar  dan Mahasiswa dalam menyumbang berita  dalam majalah yang direncanakan  untuk  meluncurkan  itu.Dalam kesempatan  itu juga di paparkan tiga materi  dengan  judul yang berbeda oleh tigi narasumber, narasumber  pertama oleh kaka Alexander Gobai dari Media Bintang Papua yang saat ini menjabt sebagai Presiden Mahasiswa dengan judul Teknis Penulis Berita , Hengki Yemo sebagai  narasumber  ke dalam kesehatan  itu dan juga beliau  papar materi dengan judul (Manajemen  Redaksi) dan narasumber yang ketiga dipaparkan oleh Wamla paparkan materi dengan judul (Apa Itu Berita).

Kata Hengki Mote selaku ketua RPM SIMAPITOWA.

Saya  sangat  mengapresiasi ke kepada selalu lapisan pelajar dan mahasiswa yang dapat  berpartisipasi dalam pelatihan jurnalistik dan juga diri sangat mengapresiasi kepada Bapa Yanus Kuayo yang mana mempasilitas pelatihan ini secara keluruhan.Dengan menulis kita bisa mencari dan kelamar kerja di salah satu  instasi media cetak maupun media Online dan dengan menulis kita bisa mengekspresi isi hati kepada publik dengan beberapa  tulisan seperti berita fakta,  opini pantun,cerpen,feature,view dan lainnya.

Harapan  melalui  pelatihan  ini, agar Generasi Mudah  RPM SIMAPITOWA lebih khususnya pelajar dan mahasiswa yang memantau  di kota study  Jayapura agar bisa menghasilkan Tulisan Tulisan  yang handal dan layak di oleh khalayak. Melalui tulis tulis yang handal yang ditulis oleh pelajar dan mahasiswa Simapitowa agar orang bisa  mengenal  oleh orang lain dari dari daerah  lain bahkan dalam negeri dan di luar negeri.
Pentingnya  menulis, dengan menulis matak kita terbuka  dan pengatahun kita semakin luas pengetahuan  kita.

Telah pelatihan jurnalistik ini kami akan lanjutankan dengan  tulis majalah SIMAPITOWA  dengan edisi  pertama yang di sponsor oleh bapa Yanus Kuayo.


Kata Yulianus  Kayame selalu senior organisasi RPM SIMAPITOWA.
menulis adalah melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan. Menulis berarti menuangkan isi hati  penulis ke dalam bentuk tulisan, sehingga maksud hati penulis bisa diketahui banyak orang orang melalui tulisan yang dituliskan. Kemampuan seseorang dalam menuangkan isi hatinya ke dalam sebuah tulisan sangatlah berbeda, dipengaruhi oleh latar belakang penulis.
Dengan demikian, mutu atau kualitas tulisan setiap penulis berbeda pula satu sama lain. Namun, satu hal yang penting bahwa terkait dengan aktivitas menulis, seorang penulis harus memperhatikan kemampuan dan kebutuhan pembacanya.

Hahapan kami para senioritas agar Pelajar Mahasiswa Simapitowa  tetap eksisi  dan pandai  dalam menulis, karena menulis juga bisa membawah kami ke dalam dunia kerja, realitanya pada zaman sekarang  orang tidak lihat dari ijazah tetapi di lihat kalir atau kemampuan kerja harapan kami agar pelajar dan mahasiswa  selalu eksisi.


Penulis : SOFIAN ANOUW- Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Peduli Pendidikan, JW-TIFA Distribusikan Subsidi Pakaian Sekolah Di Dusun Mulia



Anak-anak Dusun Mulia (foto: Gerrard)


Sentani,suaratifapapua.com, -Masalah pendidikan tidakdiperdulikan oleh berbagai kalangan dibelahan dunia termasuk Papua. Namun, ada sekelompok orang yang tengah memperjuankan masalah pendidikan ditengah kondisi buruk itu.

Karena, pendidikan adalah “senjata yang paling ampuh untuk mengubah dunia,”kata Nelson Mandela Penjuan Kemerdekaan Afrika Selatan. Dengan demikian, Jurnalis Warga Kota Jayapura tengah memperjuangkan masalah pendidikan di dusun kecil di tengah kota besar (metropolitan) Jayapura yang lantaran telah terjadi pembiaran kebutuhan pendidikan seperti pakaian seragam, buku, pensil dan lainya untuk memenuhi kebutuhan sekolah sesuai permintaan instansi pendidikan,

Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW-TIFA) telah mengdistribusikan bantuan pakaian sekolah bagi anak SD dan SMP di dusun mulia, Kabupaten Sentani, Sabtu, (6/4/2019).

Dalam pengdistribusian subsidi tersebut bukan hanya pakaian versi anak sekolah (SD dan SMP) saja tetapi bantuan berupa buku tulis, pensil, bolpoin, roti serta bahan lain yang tengah sedang dibutuhkan oleh masayarakat dusun Mulia di Sentani.

Penyerahan bantuan tersebut dipimping langsung oleh Koordinator JW TIFA Gerrard dan dirinya berterima kasih kepada tim yang selalu mendukung kegiatan kemanusiaan yang diperjuangkan oleh JW TIFA.

JW TIFA juga selalu aktif dalam pelbagai kegiatan untuk memperjuangkan  kepentingan publik tetapi lebih aktif dalam memperjuangkan kaum tertinggal.

“Banyak yang kami sedang dibutuhkan tetapi kondisi ini tidak mendukung sehingga kami hidup apa adanya saja,”Leo Enumbi warga dusun Mulia.

Penulis : Christian Degei

Related Posts:

Memulai Majalah Perdana RPM SIMAPITOWA Gelar Pelatihan Jurnalistik



Jayapura,suaratifapapua.com, -Proses penyerbitan edisi pertama majalah Simapitowa, Rumpung Pelajar Mahasiswa, Siriwo,Mapia,Piyaiye, Topo, Wanggar (RPM SIMAPITOWA) gelar pelatihan jurnalistik di Aula SMK Negeri 3 Kota Raja, Jayapura, Sabtu, (6/4/2019).
Pelatihan jurnalistik tersebut bertujuan untuk menyiapkan generasi baru dalam proses persaingan dan juga sebagai jurnalis mudah di majalah Simapitowa yang kelak bakal bergerak dalam menulis berbagai jenis tulisan seperti sejarah, Artikel/Opini, berita bahkan cerpen dan lainya. Dalam pelatihan ini, RPM SIMAPITOWA mengambil thema Membangun Simapitowa Melalui Menulis. Dalam pelatihan itu tercacat 80 peserta yang berhasil menyikutinya.

Organisasi  RPM SIMAPITOWA  rencana bakal siap luncurkan    sebuah majalah bulanan.  Untuk  itu, menpermudah para pelajar  dan Mahasiswa dalam menyumbang berita, mulai melakukan pelatihan jurnalistik.
Dalam kesempatan  itu dihadiri tiga pematerinya ialah Alexander Gobai dari Bintang Papua , Hengki Yeimo dari Jubi dan Ibiroma Wamla dari Komunitas Sastra Papua (Kosapa),Ketiga pemateri itu hendak bawakan materi yang berbeda namun berkaitan dengan jurnalistik.

 “Saya  sangat  mengapresiasi kepada seluruh lapisan pelajar dan mahasiswa yang dapat  berpartisipasi dalam pelatihan jurnalistik,kata Ketua RPM SIMAPITOWA Hengky Mote kepada papualives di Jayapura, Sabtu, (6/4/2019).
 Dirinya juga berterima kasih kepada Yanus Kuayo yang telah mempasilitas pelatihan jurnalistik pula dalam proses pembuatan malajah secara keseluruhan.
“Dengan menulis kita bisa mencari dan melamar kerja di salah satu  instasi media cetak maupun media Online dan dengan menulis pula kita bisa mengekspresi isi hati kepada publik dengan jenis  tulisan seperti berita, artikel/opini dan lainnya,lanjut dia.

Berharap melalui  pelatihan  ini, agar generasi mudah  RPM SIMAPITOWA lebih khususnya pelajar dan mahasiswa di kota study  Jayapura agar bisa menghasilkan tulisan yang objektif berdasrakan facta di lapangan.
Melalui tulisan seseorang dapat mengenal orang lain dari berbagai daerah bahkan dari dalam maupun luar negeri,mintanya.
Dengan menulis maka kita terbuka  dan pengatahun kita semakin luas pengetahuan  kita.
Pelatihan jurnalistik ini kelak kami akan lanjutankan dengan  terbitan majalah SIMAPITOWA  yang disponsori oleh bapa Yanus Kuayo.

Senioritas RPM SIMAPITOWA Yulianus Kayame mengatakan menulis dapat melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan. Menulis berarti menuangkan isi hati  penulis ke dalam bentuk tulisan, sehingga maksud hati penulis bisa diketahui banyak orang melalui tulisan yang dituliskan. Kemampuan seseorang dalam menuangkan isi hatinya ke dalam sebuah tulisan sangatlah berbeda, dipengaruhi oleh latar belakang penulis.

Mutu atau kualitas tulisan setiap penulisan berbeda dengan satu sama lain. Namun, satu hal yang penting adalah terkait aktivitas menulis, seorang penulis harus memperhatikan kemampuan dan kebutuhan pembacanya, jelasnya.
Dirinya berharap, agar Pelajar Mahasiswa Simapitowa  tetap eksisi  dan pandai  dalam menulis.
 Menulis juga bisa membawa setiap orang kedalam dunia kerja, realitanya pada zaman sekarang  orang tidak lihat dari ijazah tetapi di lihat kalir atau kemampuan,tegasnya.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) Distribusikan Bantuan Pakaian Sekolah untuk anak-anak Posko Dusun Mulia - Kabupaten Jayapura


Tim Relawan dan Jurnalis Warga Kota Jayapura berfoto bersama anak-anak (foto: Gerrard)

Sentani, suaratifapapua.com,- Melihat situasi anak-anak pengungsi diposko Dusun Mulia, Desa Kertosari Distrik Sentani Barat akibat banjir bandang di Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu, yang hingga kini anak-anak ini belum mendapatkan bantuan pakaian sekolah dan peralatan belajar lainnya.

Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) yang bekerjasama dengan beberapa relawan peduli Papua pada Sabtu (6/4) akhirnya kembali melakukan kunjungan ke posko ini untuk mendistribusikan bantuan berupa pakaian sekolah, peralatan belajar, susu untuk bayi,susu untuk ibu hamil, selimut, pempers dan juga melakukan kegiatan trauma healing.
Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) Foto Bersama anak-anak seusai membagikan pakaian sekolah diposko Dusun Mulia

Walia salah seorang anak yang ikut mengungsi diposko bersama orang tuanya mengatakan bahwa "sampai saat ini belum mendapatkan baju sekolah sehingga dengan adanya bantuan ini ia bisa menggunakan baju sekolah kembali".

Sementara saat dikonfirmasi Christian Degei selaku sekretaris Jurnalis Warga Kota Jayapura mengatakan," ia ini kali ketiga kami mengunjungi posko Dusun Mulia dan memberikan bantuan, Kali ketiga ini kami membagikan pakaian sekolah, peralatan belajar dan untuk keperluan ibu hamil, begitu juga dengan anak-anak bayi.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura


Related Posts:

Rumpun Pelajar Mahasiswa (RPM) SIMAPITOWA Peduli Nduga



Sentani, suaratifapapua.com,- Tim peduli Ndugama yang telah terbentuk 13 Maret lalu dari Organisasi  Rumpun Pelajar Mahasiswa (RPM) SIMAPITOWA kota studi Jayapura telah menyerakan hasil dari aksi penggalang yang digelar. Bahan-bahan yang diserahkan ialah bahan makanan, pakaian layak pakai berjumlah tiga karung,  supermi 2 karton  dan uang senilai tiga ratus ribu rupiah.

Setelah terkumpul akhirnya Rabu (03/4) bantuan tersebut diserahkan pada posko II yang terletak di Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura.

Saat dikonfirmasi sampai saat ini belum banyak bantuan yang terkumpul untuk pengungsi dari Nduga.
Menurut tim peduli, "masalah Nduga masalah kita bersama karena mereka yang mengungsi bukan orang lain tetapi mereka juga bagian dari kita. " dan mereka masih trauma dengan situasi yang sedang terjadi Ndugama.

"Oleh karena itu, kita jangan menganggap bahwa masalah Nduga selesai, mereka masih mengungsi di hutan dan sekarang sudah masuk bulan yang ketiga. " mereka membutuhkan uluran tangan kita.

Informasi dari masyarakat Nduga mereka sangat membutuhkan makan, obat-obatan, kebutuhan anak sekolah seperti buku dan peralatan sekolah lainnya.

sehingga tim peduli untuk Ndugama menghibau kepada setiap komunitas baik itu, organisasi, pemuda gereja, kampung, kesehatan perlu partisipasi agar dapat meringankan beban saudara-saudara kita disana.

Penulis : Efendi Minai - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Anak-anak Pulau Ajau Kampung Ifar Besar Butuh Bantuan Seragam dan Peralatan Belajar

Ibu.Seli Yoku sedang menjelaskan situasi Pulau Ajau (foto: Gerrard)

Sentani, suaratifapapua.com, Warga Pulau Ajau - Kampung Ifar Besar keluhkan banyak bantuan yang tidak sampai ke masyarakat yang menjadi korban dari meluapnya air Danau Sentani.

Minggu (31/3) lalu saat Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) melakukan kunjungan untuk mengantarkan bahan sembako ke Pulau Ajau tepatnya di Gereja GKI Inri Phulende.

Saat dikonfirmasi terkait anak-anak Pulau Ajau yang bersekolah, Ibu Seli Yoku menyebutkan bahwa sampai saat ini anak-anak di Pulau Ajau yang bersekolah membutuhkan seragam sekolah dan peralatan lainnya seperti sendal dan sepatu.

Ibu Seli Yoku juga katakan,"kami sebelumnya mendengar bahwa anak-anak ini akan mendapatkan bantuan seragam sekolah dan perlengkapan lainnya," namun hingga saat ini nyatanya anak-anak belum mendapatkan bantuan sama sekali.

Selain itu juga untuk aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke gedung gereja GKI Inri Phulende hal ini disebabkan oleh gedung sekolah yang masih terendam air Danau Sentani.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura


Related Posts:

Anak-anak di Posko Dusun Mulia Butuh Bantuan Pakaian Sekolah dan Peralatan Belajar

Anak-anak Posko Dusun Mulia (foto: Gerrard)

Sentani, suaratifapapua.com,- Pasca banjir bandang yang terjadi didaerah kabupaten Jayapura Sabtu (16/3) lalu. Wilayah desa Sabron Sari juga merupakan daerah yang terdampak dari luapan banjir tersebut.

Dampaknya anak-anak RT 03 RW 03 yang saat ini tinggal di posko Dusun Mulia kehilangan pakaian sekolah beserta peralatan buku tulis lainnya.

Kugiwak Enumbi selaku ketua posko mengatakan," Kami masyarakat di RT 03 RW 03 bersyukur karena semua selamat, tidak ada korban jiwa namun semua rumah, kebun dan sebagian ternak terkena banjir bandang.

Kugiwak Enumbi - Ketua Posko Dusun Mulia (foto: Gerrard)

Kugiwak Enumbi juga mengatakan," akibat banjir bandang ini,"anak-anak kami yang sekolah harus kehilangan seragam sekolah serta peralatan tulis", sehingga kami mohon dibantu.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura


Related Posts:

Warga RT 03 RW 03 Desa Sabron Sari Keluhkan Aroma Tak Sedap Akibat Banjir Bandang


Sentani,suaratifapapua.com,- Masyarakat di RT 03 RW 03 Desa Sabron Sari Distrik Sentani Barat keluhan bau akibat banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura (16/3) lalu.

Kugiwak Enumbi selaku ketua posko Dusun Mulia mengatakan sampai saat ini belum ada bantuan dari pihak terkait untuk membantu membersihkan sampah atau puing-puing akibat banjir.

" Sampai saat ini kami membersihkan rumah kami dengan alat seadanya, sehingga kami sangat harapkan ada bantuan dari pemerintah terutama dinas terkait," kami perlu skop dan peralatan lainnya". Tutur Kugiwak Enumbi.

Kugiwak Enumbi juga katakan," Selain itu dari sampah-sampah yang ikut hanyut ke rumah-rumah masyarakat mulai menimbulkan bau atau aroma tak sedap."Mungkin ada binatang atau sampah yang menyebabkan aroma tersebut, sehingga kami berharap adanya sedikit perhatian dari pemerintah".

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura



Related Posts:

Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) & Relawan Peduli Korban Bencana Alam Melakukan Kunjungan Ke Posko Dusun Mulia dan Gereja GKI Indri Pulende, Kabupaten Jayapura

JW TIFA Bersama Relawan Bencana Alam

Sentani, suaratipapua.com, Bencana didaerah kabupaten Jayapura belum usai, Meluapnya air Danau Sentani & banjir bandang membuat ribuan masyarakat terpaksa harus tinggal diposko-posko pengungsian. Minggu (31/3) Jurnalis Warga Kota Jayapura (JW TIFA) Kembali melakukan kunjungan ke dua posko pengungsian.
Melakukan Diskusi bersama Ketua Posko Dusun Mulia

Posko pertama yang dikunjungi ialah Posko Dusun Mulia yang terletak di Desa Sabron Sari, Distrik Sentani Barat kemudian posko kedua ialah Gereja GKI Indri Pulende yang terletak di Pulau Ajau kampung Ifar Besar

Kegiatan yang dilakukan JW TIFA ialah membagikan sembako seperti telur, ikan asin, garam, beras, sarden, dan juga bingkisan bagi sekitar 75 orang anak-anaknya.

Koordinator Bama sedang membagikan Minyak Telon untuk anak-anak

Selain membagikan sembako JW TIFA juga membagikan minyak kayu putih, minyak telon dan mengadakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang ada diposko pengungsian Dusun Mulia Sabron Sari.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura


Related Posts: