91 Peserta Mabim Resmi Di Lantik Menjadi Anggota Aktif PMKRI Cabang Jayapura, suaratifapapua.com



Kota Jayapura, suaratifapapua.com,-Dengan berakhirnyanya Masa Bimbingan (MABIM) 91 peserta Resmi Dilantik menjadi anggota aktif PMKRI  oleh Ketua Presidium. Acara pelantik yang berlangsung Di wisata Kali Kamworker Pada Rabu (18/12) Lalu.

Puncak dari kegiatan Masa Bimbingan (MABIM),92 peserta lulus dari penilian yang dinilai dari Panitia Masa Bimbingan (MABIM).Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dapat di ikuti oleh 93 peserta namun satu dan lain hal maka yang berhasil mengikuti Masa bimbingan (MABIM) hanya 91 peserta yang dapat dilantik oleh Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia PMKRI Cabang Jayapura.

Dalam sambutan Ketua Presidium Wakol Yelipele mengatakan bahwa, Masuk dan berproses dalam wadah PMKRI adalah hal yang tidak mudah menjadi seorang kader tulen, namun dalam perproses dalam wadah PMKRI, yang kemudian banyak tantangan yang harus dilewati oleh para anggota dan dalamnya juga selalu ada seleksi alam yang terjadi.

Yelipele Selaku Ketua Presidium “mengapresia kepada anggota baru yang mana telah bergabung dan resmi dilantik menjadi anggota aktif PMKRI, dirinya mengajak kepada para anggota baru yang bergabung dalam wadah PMKRI agar tetap semangat untuk mengikuti proses selanjutnya dan menjadi anggota aktif PMKRI yang handal guna membangun Papua Kedepan”

Tak lupa kami selaku Ketua Presidium menyampaikan banyak terima kasih kepada panitia dan juga senior yang mana telah menyuksuskan MPAB dan MABIM guna menyiapkan kader yang handal di masa kini dan juga kami, menggucapkan banyak terima kasih,selamat bergabung kepada anggota baru dan selamat berproses dalam wadah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura St. Efrem.pungkasnya.


Penulis : Sofian Anouw - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Di Duga Alami Keracunan Makanan, Sejumlah Anak Di Larikan ke Rumah Sakit, suaratifapapua.com

Sejumlah Anak-anak yang sedang mendpatkan perawatan Medis


Kasonaweja, suratifapapua.com,- kurang lebih 35 anak terpaksa menjalani perawatan secara intensif, hal ini di duga karena mereka mengalami keracunan usai konsumsi makanan pada pesta perayaan Natal Persekutuan Anak dan Remaja salah satu Gereja di Mamberamo Raya. 

Korban yang rata-rata anak dibawa umur sepuluh tahun pada awalnya mengalami gejala mual dan muntah-muntah hingga membuat orang tua korban menjadi panik dan segera melarikan anak mereka ke rumah sakit.

Sementara itu terkait adanya laporan dari salah satu orang tua korban Kapolsek Mamberamo tengah lPDA Haris Nur Fahmi S.T.r.K segera memerintahkan anggotanya turun ke lapangan untuk memastikan laporan tersebut dan melakukan tindakan lainya sesuai perintah.

"Setelah mendapat laporan saya sudah suruh anggota ke lapangan untuk mengecek dan ambil sampel dari sisa makanan untuk pemeriksaan medis", ungkap kapolsek. 

Kapolsek juga menambahkan usai memerintahkan anggotanya kelapangan dirinya telah melaporkan kejadian ini kepada Kapolres Mamberamo Raya dan masih menunggu perintah selanjutnya.
Sementara itu juga ketika ditemui awak media pihak rumah sakit belum bisa memberikan keterangan.


Penulis : G.Saiway - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Diduga Mabuk Ganja, Sekelompok Pemuda Rusak Rumah Warga, suaratifapapua.com

Tampak Rumah Warga Yang Dirusak Para Pelaku



Kota Jayapura, suaratifapapua.com, - Tampak salah satu rumah warga yang berlokasi di depan Hotel Relat tepatnya Argapura Bawah, Distrik Jayapura Selatan , Sabtu (7/12) sekitar pukul 16.00 WIT dirusak oleh sekolompok orang.




Seorang saksi yang enggan namanya disebutkan pelakunya berjumlah sekitar 13 orang dan mereka membawa batu dan alat tajam yaitu parang. kasus ini berawal ketika si A dengan inisial E dimintai rokok oleh pelaku didepan hotel relat. namun korban E mengatakan tidak memiliki rokok, pelaku lantas memeriksa seluruh tubuh dengan maksud ingin mendapatkan rokok.




karena tidak mendapatkan rokok, para pelaku yang awalnya berjumlah tiga orang merampas HP milik korban yang saat itu sedang menelepon A bahwa dirinya sedang dalam masalah. tak hanya merampas HP, pelaku juga memukul korban lalu melarikan diri,

Tidak lama kemudian, sekitar 30 menit sekelompok orang datang kerumah kami. awalnya mereka melakukan pelemparan, kami sudah menegur dengan halus, namun mereka tetap melempar.




karena pelaku semakin menjadi-jadi para korbanpun membalas  lemparan pelaku, namun karena pelaku terus menjadi-jadi, dengan jumlah yang banyak sehingga korban dan beberapa rekannya masuk kedalam rumah untuk mengamankan diri.

Menurut pria dengan inisial A, pelaku dipengaharui minuman keras." dugaan saya mereka mabuk ganja, karena saat melakukan pengerusakan tak ada rasa takut sedikitpun", ungkapnya.

Terkait dengan kejadian ini,pihaknya sudah melaporkan kepada pihak berwajib juga kepada walikota Jayapura. ia berharap adanya pos keamanan dilokasi tersebut. "ini sudah sering kami diganggu, rumah kami dilempari, namun baru kali ini mereka menjadi brutal.

Secara terpisah, Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Rusbinas mengatakan bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan oleh Polresta Jayapura Kota. Korban sendiri sudah membuat laporan polisi." sekarang sedang dalam penyelidikan pelaku, dua orang sudah kami kantongi identitasnya dan dalam pengejaran".




Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

PSP Kabupaten Masih Mangkal Dijalan Karena Faktor Ekonomi, suaratifapapua.com

Mujiati Jikwa Staf Yayasan Noken Papua - Kabupaten Jayapura


Kabupaten Jayapura, suaratifapapua.com, Program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS terus dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura.

Yayasan Noken Papua salah satu lembaga yang terus melakukan advokasi, sosialisasi dan pendampingan terhadap ODHIV di Kabupaten Jayapura seperti yang dituturkan oleh Mujiati Jikwa saat memberikan keterangan kepada jurnalis suaratifapapua.com.

"Pada kwartal keempat ini kami mendampingi sekitar 22 pekerja seks perempuan (PSP) dan sekitar 12 orang sudah kami rujuk kelayanan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan HIV".

"Yang menjadi tantangan sebagai penjangkau PSP ialah tingkat mobilitas, untuk PSP yang terinfeksi HIV kami terus memberikan edukasi sehingga mereka harus menjaga diri dan yang paling penting ialah kami terus arahkan untuk konsumsi obat ARV". karena masih ada PSP yang karena faktor ekonomi harus turun kejalan untuk memenuhi kebutuhannya sehingga kurang memperhatikan kesehatannya.

"harapan kami sebagai penjangkau semoga kedepan pemerintah terus berupaya untuk program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS, dan untuk semua stakeholder dan masyarakat mari kita sama-sama berupaya, HIV menjadi tanggungjawab kita bersama".



Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

SMP YPK Ebenhaizer Kab.Sarmi Gelar kegiatan Desiminasi Sekolah Model SPMI, suaratifapapua.com


Sarmi, suaratifapapua.com,- SMP YPK Ebenhaizer Kab.Sarmi pada Senini (9/12)
melaksanakan kegiatan desiminasi sekolah model SPMI. Program Sekolah Model SPMI adalah sebuah program LPMP DIY dalam membangun ‘budaya mutu’ sekolah melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Program ini melibatkan beberapa sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Model dan beberapa Sekolah Imbas.

Sekolah model ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah imbas dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah imbas adalah sekolah yang berada dalam wilayah binaan yang sama dengan sekolah model yang akan mendapatkan pengimbasan Best Practice implementasi SPMI dari sekolah model.

Dalam hal ini SMP YPK Ebenhaizer melaksanakan pameran hasil karya kerajinan tangan dan memamerkan perolehan tropi berbagi jenis lomba yang di ikuti oleh sekolah pada tahun 2019, salah tropi yang menjadi perhatian adalah tropi champion lomba paduan suara tingkat SMP dalam rangka memeriahkan disnatalis  Universitas Cenderawsi di Jayapura.


Segius Nita selaku kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kab.sarmi dalam sambutan, sangat mendukung penuh kegiatan tersebut dan sekaligus membuka dengan resmi kegiatan pameran hasil karya dan kuliner.

adapun hasil karya yang di pamerkan ialah seperti gantung kunci, pohon literasi, tempat tissu dari kulit kayu, ukiran di kulit kayu dan seni kerajinan lainnya.



Disela-sela kegiatan kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini masih membutuhkan peran serta orangtua/wali siswa SMP YPK Ebenhaizer Sarmi dan pemerintah Kab. Sarmi dalam menciptakan generasi Sarmi yang mandiri dan bermartabat.




kepala sekolah juga menyampaikan banyak terima kasih kepada dewan guru dan siswa siswi yang telah membantu dalam menyukseskan kegiatan tersebut. dirinyapun berharap kedepan kegiatan-kegiatan seperti ini semakin menarik minat dan kreatifitas anak-anak didiknya.


Penulis : Geis patriks mauri

Related Posts:

Natal Kerukunan Rumoong Lansot dan Pinaesaan Langowan, suaratifapapua.com



Kota Jayapura, suaratifapapua.com,- Sabtu (07/12) Kerukunan Rumoong lansot dan Pinaesaan Langowan merayakan Ibadah Natal bersama yang bertempat di Pantai Tanjung C'berry, Jayapura. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi masyarakat antar sesama dengan Hidup Sebagai Sahabat Semua Orang. Kegiatan ini di apresiasi oleh Walikota Jayapura Dr.Drs. Benhur Tommy Mano, MM,  "Saya apresiasi sangat luar biasa kepada kedua rukun ini karena malam ini baru pertama kali ada yang merayakan ibadah natal di tanjung C'berry, ini akan menjadi kenang-kenangan yang begitu luar biasa. 

"Kedua rukun ini sangat menjaga persaudaraan saya berharap kedua rukun ini akan selalu menjaga persaudaraan, persahabatan dan kasih serta saling menolong sesama dirantau Jayapura ini seperti motto kita dikota ini satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan".

Ibadah perayaan natal kerukunan ini berlangsung penuh hikmat dan semua yang mengikuti ibadah perayaan ini merasa penuh sukacita, salah seorang mama yang tinggal di Tanjung C'Berry yang enggan menyebutkan namanya menuturkan senang lokasi ini sekarang mudah dijangkau masyarakat luas sehingga kegiatan apa saja bisa dilakukan dilokasi tersebut".


Penulis : Vinica - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Didik Mulato gelar Seminar Bisnis Digital, suaratifapapua.com


Kota Jayapura, suaratifapapua.com,- Teknologi digital memang tidak akan habis dibahas dalam satu artikel ini saja. Teknologi digital ini sangat luas cakupannya dan sangat bermanfaat dalam berbagai bidang kehidupan manusia, untuk membantu pekerjaan supaya menjadi lebih ringkas. Termasuk dalam bidang bisnis.

Sabtu (07/12) jurnalis suaratifapapua.com berkesempatan mengikuti Seminar Bisnis Digital yang diselenggarakan oleh Didik Mulato, bertempat di Hotel Horizon Kotaraja, Jayapura. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk mulai berbisnis menggunakan digital serta mengajarkan masyarakat untuk memiliki bisnis yang maju. 

Setiap peserta mendaftarkan diri melalui web dan akan menerima e-tiket kemudian pada saat registrasi e-tiket akan discan melalui HP peserta. Didik Mulato menyatakan bahwa "Ada 5 hal penting dalam berbisnis yg harus anda ketahui yaitu :
1. Harus memiliki databes pelanggan
2. Digitalisasi
3. Nilai tambah
4. Faktor karier
5. Ahli sedekah

Teknologi digital erat kaitannya dengan internet dan pemanfaatannya yang luas. Bagi Anda yang memiliki jiwa enterpreneur, banyak celah bisnis yang menjanjikan dalam bidang digital. Sudah pasti, jika Anda jeli mencari ide peluang usaha dan bekerja cukup keras, Anda akan mendapatkan penghasilan yang banyak.


Penulis : Vinica - Jurnalis Warga Kota Jayapura 


Related Posts:

Perayaan Natal SMK N 2 Bisnis Manajemen, suaratifapapua.com


Kota Jayapura, suaratifapapua.com,- Jumat (06/12), SMK N 2 Bisnis Manajemen Jayapura menyelenggarakan Perayaan Ibadah Natal bertempat di Aula SMK N 2 Bisnis Manajemen Jayapura. 

Perayaan ini selain bertujuan untuk memperingati hari Kelahiran Yesus Kristus pihak sekolah berharap agar siswa/siswi serta bapak/ibu guru saling menjaga toleransi dan saling memberi kasih dengan hidup sebagai sahabat bagi semua orang, seperti thema yang diangkat. 

Hal tersebut diperlihatkan pada saat pemberian Diakonia kepada bapak/ibu guru purna tugas dan siswa/siswi. Dalam kegiatan ini pihak sekolah turut mengundang bapak/ibu guru yang telah purna tugas , bapak/ibu guru yang beragama muslim serta bapak pendeta John Piter Ayomi, S.Th sebagai pelayan firman. 

Seperti yang dikatakan oleh Dra. Mincje Kojong "Perayaan Ibadah Natal ini selalu kami rayakan dengan penuh sukacita tiap tahunnya untuk refreshing serta keharmonisan dan kekeluargaan keluarga SMK N 2 Bisnis Manajemen Jayapura tetap terjaga".



Penulis : Vinica - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

PKBI Papua Gelar Evaluasi Program P2HA Tahun 2019, suaratifapapua.com



Kota Jayapura, suaratifapapua.com,-  PKBI Papua gelar pertemuan evaluasi region IV bertempat di Hotel Fave Jayapura melalui pembiayaan dari Global Fund, sekaligus dialog dan seminar seputar Hari AIDS Sedunia pada Rabu (4/12), dengan tema Bersama Masyarakat Meraih Sukses dan pameran mini dari setiap Implementing Unit (IU) yang berada di bawah SSR PKBI.

Pertemuan ini di hadiri tidak hanya LSM dari beberapa kota kabupaten yang ada di Provinsi Papua tetapi Papua Barat dan Maluku, juga LSM dan Komunitas serta Layanan Kesehatan yang ada di Kota Jayapura.

Di awali dengan presentasi dari setiap IU yang di bagi dalam tiga sesi, dimana setiap IU memaparkan kerja-kerja program P2HA di daerah masing-masing khususnya penjangkauan pada Pekerja Seks Perempuan (PSP) menggunakan model baru penjangakauan.

Pertemuan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana program P2HA berjalan, serta apa saja tantangan yang di hadapi di setiap daerah dengan situasi dan kondisi berbeda-beda dan karakteristik yang berbeda pula.

Dialog dan pameran mini, adalah sebagai wujud dari peringatan Hari AIDS Sedunia, yang jatuh pada tanggal 1 Desember.

Berharap ke depan, semua pihak yang terlibat dalam program P2HA tidak putus asa dengan berbagai tantangan yang di hadapi, dan semakin banyak yang sadar untuk memeriksakan diri, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV.


Penulis : Hiswita Pangau

Related Posts:

" Banyak ODHIV Pekerja Seks Yang Takut Minum Obat ARV, suaratifapapua.com

Christine Mangge Pendamping Komunitas ODHIV PKBI Kota Jayapura


Kota Jayapura, suaratifapapua.com,- Program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Papua masih terus dikerjakan oleh berbagai pihak namun selain keberhasilan ada beberapa tantangan yang masih dirasakan oleh pegiat-pegiat yang bergerak pada akar rumput.

Pada momentum Hari AIDS Sedunia ditahun 2019 ini sejumlah tantangan masih dirasakan yaitu seperti rendahnya koordinasi dari pengambil kebijakan sehingga masihberkesan pada jalan dengan program kerja masing-masing.

Christine Mangge adalah salah satu staf PKBI Cabang Kota Jayapura yang bekerja sebagai penjangkau dan pendamping pekerja seks perempuan di Kota Jayapura menuturkan bahwa sampai saat ini masih banyak ODHIV pekerja seks yang takut minum obat," ia yang menjadi tantangan saat ini ialah masih banyak ODHIV yang belum mau minum obat karena masih mencari tamu, ada juga yang takut akan efek samping obat".

"Tapi saya dengan teman-teman terus berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada mereka supaya mereka paham akan resikonya dan berubah pola hidupnya selanjutnya mau dan berani untuk minum obat ARV".

"Harapan saya sebagai penjangkau dan pendamping teman-teman yang ada diakar rumput agar kedepannya ada kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan semua stakeholder terkait, kalau semua orang peduli akan program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS maka kedepannya pasti jumlah angka penularannya bisa ditekan".



Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

"HAS adalah momentum untuk merefleksikan kegagalan, mengevaluasi kesenjangan, dan mensyukuri pencapaian", suaratifapapua.com

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Keerom Saat Melakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat Skofro


Keerom, suaratifapapua.com,- Program Pencegahan Penanggulangan HIV-AIDS sudah dilakukan secara terus menerus, baik penjangkauan, pendampingan, pemerikasaan, pengobatan dan juga berbagai kegiatan positif untuk pemberdayaan komunitas ODHIV.

Namun, tidak dapat di pungkiri, Komisi Penanggulangan AIDS tidak dapat berjalan sendiri, butuh dukungan pemerintah, dan kerjasama serta bantuan dari semua pihak dan masyarakat, agar tidak hanya menekan perkembangan penularan HIV namun juga menghilangkan stigma dan diskriminasi.
Sosialisasi secara terus menerus yang di lakukan, karena melalui informasi yang berkelanjutan, sedikit demi sedikit akan memberi pemahaman dan pengetahuan tentang HIV secara benar.

Pasca peringatan HAS yang dilakukan pada tanggal 30 di Pasar Arso 2, KPA Kabupaten Keerom bersama Ketua Pelaksana Harian, panitia HAS, TNI dan seluruh tim, berkunjung ke kampung Skofro pada Minggu (01/12) lalu, sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang ada disana dan memberikan sosialisasi HIV-AIDS sekaligus memberikan poster dan media KIE sebagai bagian dari kampanye HIV dan Stigma Diskriminasi, serta mengajak seluruh maysarakat dan aparat kampung untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam program P2HA.

Menurut Yusnita Pabeno, selaku Sekertaris KPA Kabupaten Keerom, bahwa "Esensinya, Hari AIDS Sedunia (HAS) Tidak pernah menjadi sekedar ceremonial belaka. HAS adalah momentum untuk merefleksikan kegagalan, mengevaluasi kesenjangan, dan mensyukuri pencapaian. HAS adalah minyak bagi api  semangat yang meredup, oase bagi ide-ide yang gersang, dan wadah bagi semua, siapa saja yang ingin menjadi bagian dari sebuah sikap kepedulian, sikap menghargai kehidupan dengan cara, gaya, dan kreatifitas yang tanpa batas".

HAS bukan sebatas ceremonial, tetapi moment untuk bersama pemerintah dan semua yang peduli akan HIV, bersama merefleksi, dan melihat kembali, apa saja yang sudah di lakukan, tantangan bahkan kegagalan yang mungkin di hadapi, kemudian bersama mencari strategi, agar ke depan dapat bekerjasama dalam program P2HA, agar seperti tema, Bersama Masyarakat Meraih sukses.


Penulis : Hiswita Pangau - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Kami Sudah Bangun Rumah Singgah Untuk ODHIV Yang Membutuhkan, suaratifapapua.com


Bupati Kabupaten Keerom Saat Memberikan Keterangan Pers



Keerom, suaratifapapua.com,- Pemerintah Kabupaten Keerom tegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Keerom serius dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. 

hal ini ditegaskan oleh Bupati Kabupaten Keerom dalam kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia Kabupaten Keerom pada Sabtu (30/11) lalu bertempat di Pasar Arso II.

"Program pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS di Kabupaten Keerom kami sudah dan akan terus serius tanggani, melalui Komisi Penanggulangan HIV dan AIDS sejumlah aktifitas kami sudah kerjakan yaitu seperti penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat terkait HIV, layanan kesehatan juga sudah melakukan pemeriksaan HIV", tutur Bupati Keerom.

"Tidak hanya itu kami juga mendirikan rumah sehat bagi orang dengan HIV, ini bukti dari keseriusan kami dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS", dan terbukti beberapa ODHIV yang dirawat oleh petugas kesehatan kami di rumah sehat sudah pulang kerumahnya masing-masing".

"Ketika memberikan perawatan petugas kesehatan kami juga melakukan sosialisasi kepada keluarga mereka agar setelah pulih dari sakitnya selanjutnya dapat diterima kembali oleh keluarganya, hal inilah yang kami harapkan".

"Kalau semua masyarakat ikut peduli, semua stakeholder bergerak saya sangat yakin penyebaran virus HIV di Kabupaten Keerom kedepannya akan mampu kita tekan perkembangannya".



Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts: