SENSEI THOMAS GOBAI MENYESAL ATAS SELEKSI ATLET PERSIAPAN PON 20 TAHUN 2020




Jayapura - Terkait dengan Raihan prestasi menuju POPNAS XV 2019 yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Papua pada 12/18/2018 di Auditorium Universitas Cendrawasih

"Kata sensei Thomas Gobai"

Cabang olahraga karate Kabupaten Dogiyai  bukan ilegal lagi sekarang karena, sudah disahkan oleh ketua Forki papua Ibu Cristina  L Mano dan dilantik ketua forki kabupaten, Bapa Marselino Tekege pada tanggal 30 Oktober 2018 di Aula koteka mogee.

Kata Gobai,
Dirinya menyesal karena ini momen yang pas tetapi Dana tidak mendukung hingga Atlet yang di bawah juga hanya 6 orang Atlet. Dinas pendidikan dan olahraga Kabupaten Dogiyai rugi total karena kejuaraan Daerah (kejurda) ini. seleksi atlet dari pada pon 20 Nanti maka saya sebagai sensei sangat menyesal.

Jejak bulan september 2018 kemarin undangan sudah diedarkan oleh pemerintah provinsi kepada masing masing kabupaten bahwa Dalam November akan diadakan Seleksi Atlet guna mempersiapkan PON 20 nanti.

Lanjutan Gobai.
Namun 6 orang Atlet yang saya bawah untuk ikut seleksi itu juga menggunakan uang pribdi saya karena karate adalah Hobby saya.

Harapan saya jangan terulang lagi hal yang sama, karena faktanya kami keluar Daerah Mewakili Kabupten Dogiyai itu juga bagian dari mengharumkan nama Kabupaten Dogiyai.

Faktanya, berapa kali yang kami pernah keluar Daerah, dan kami bawah pulang juara terus sejak 2013 Hingga kini.


Penulis : SOFIAN ANOUW - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "SENSEI THOMAS GOBAI MENYESAL ATAS SELEKSI ATLET PERSIAPAN PON 20 TAHUN 2020"

Post a Comment