Mahasiswa Asal Pegunungan Stop Mengkonsumsi Miras.


Jayapura,-Diskusi publik yang diselenggarakan oleh Anggota Tim Kerja ULMWP  Markus Haluk yang berdiskusi dengan puluhan mahasiswa/i asal Jayawijaya telah berlangsung di Asrama Nayak II Tanah Hitam  pada, Rabu,  (29/11/2018) di Jayapura dengan Thema   "Integrasi Papua Belum Selesai".

Dalam diskusi itu diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 20 orang putri dan 30 orang putra asal mahasiswa/i Jayawijaya.

"Sudah terlalu banyak korban bahkan jutaan jiwa yang sudah hilang dari tanah Papua pula lantas dialami dengan derita pahit selama integrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)jadi  kondisi ini terus berlangsung saat militer Indonesia, baik polisi maupun tentara, menjadi elemen utama dalam menghadapi gelombang aspirasi politik yang terus bergerak dalam pemerintah terlihat diam dan seakan menutup mata dan telinga membiarka tragedi manusia yang terus terjadi di Tanah Papua,"kata Haluk kepada wartawan  di Jayapura.


Lanjutan Haluk, realiata yang terjadi di Papua kebanyak anak gunung yang mengkonsumsi miras, mencuri, jadi anak aibon dan juga demo kemerdekaan bangsa Papua. Oleh sebab itu, saya minta kepada seluru lapisan anak gunung berhenti  dengan hal yang berbauh buran yakni mengkonsumsi Miras.

 "Membenahi diri  dangan hal  yang baik seperti belajar dengan baik, karena kita melawan pemerintah  dengan kepintaran (watak) maka itu mulai hari ini mempersiapkan diri,"harapnya dia.

Melawan secara sehat bukan dengan kekerasan atau fisik.

"Semuanya kembali pada diri kita untuk melakukan hal yang baik dan tidak dari seseorang.

Penulis : Michael Edowai - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "Mahasiswa Asal Pegunungan Stop Mengkonsumsi Miras."

Post a Comment