Dugaan KKN membelit pengadaan obat HIV/AIDS antiretroviral dan meresahkan ODHA


Untuk Segera Dirilis :
Dibalik Euforia Hari AIDS Sedunia : Dugaan KKN membelit pengadaan obat HIV/AIDS antiretroviral dan meresahkan ODHA

Jakarta, 1 Desember 2018
Tema Hari AIDS Sedunia ke-30 (1 Desember 2018) adalah “Kenalilah statusmu” (Know your status), tema ini dikumandangkan oleh seluruh masyarakat seantero dunia termasuk Indonesia. Agar semua orang mau melakukan tes HIV dan bermaksud untuk menghilangkan stigma yang mencegah masyarakat awam untuk mengetahui status HIVnya. Tes merupakan langkah awal untuk menuju pengobatan HIV dalam hal ini ARV yang optimal, hal ini menjadi jaminan kualitas hidup yang lebih bagi ODHA dan menjadi kunci untuk mengurangi kematian akibat AIDS serta mencegah infeksi baru.
Tidak semua pengobatan akan sama bagi semua ODHA, pengobatan yang optimal dapat memberikan perubahan positif yang signifikan bagi seorang ODHA. Pada April 2018 terdapat pembaruan pada rejimen antiretroviral untuk mengobati dan mencegah infeksi HIV. WHO merekomendasikan dolutegravir (DTG) sebagai pilihan alternatif pengganti EFV untuk ART lini pertama yang memiliki efikasi yang lebih tinggi, mengurangi efek samping, harga yang sangat terjangkau untuk versi generiknya yaitu USD 75/pasien/tahun dan seseorang dapat mencapai viral load yang tidak terdeteksi dalam hal ini adalah Undetectable = Untransmittable (U=U).
Namun, dibalik gagap gempita peringatan hari AIDS sedunia tahun ini, Indonesia AIDS Coalition (IAC) justru mengkhawatirkan situasi akses pengobatan bagi ODHA saat ini. Hingga hari ini proses tender pengadaan obat ARV jenis Tenofovir, Lamivudine, dan Efavirenz (TLE) tidak berjalan mulus, akibat tidak adanya kesepakatan harga antara pemerintah dan perusahaan farmasi yang memiliki ijin edar obat tersebut yaitu PT. Kimia Farma dan PT. Indofarma. Selama ini, harga obat ARV jenis TLE yang dibeli pemerintah Indonesia sangat mahal. Ini adalah harga beli obat ARV yang tertinggi di dunia. Berdasarkan data yang dikumpulkan LSM IAC, harga beli pemerintah untuk obat ARV jenis TLE ini tercatat di tahun 2016 mencapai harga Rp 385 ribu per botol. Sementara, berdasarkan dokumen resmi dari agen pengadaan internasional, harga obat ini di pasaran Internasional hanya berkisar US$ 8 9 per botol (sekitar Rp 115 ribu per botol). Artinya, ada selisih sekitar Rp 270 ribu per botol keuntungan yang masuk ke perusahaan BUMN farmasi selama ini.
Berjalan lambatnya proses tender obat ini pada akhirnya memunculkan kekhawatiran yang selama ini diprediksi oleh IAC yaitu kekosongan obat TLE di beberapa daerah. “Berdasarkan pantauan ARV Community Support (ACS) kami di 23 distrik, ketersediaan obat TLE sudah banyak yang kosong di beberapa daerah seperti Deli Serang, Surabaya, Kota Tangerang, Depok, Bekasi, Tangerang Selatan dan beberapa daerah lain stok mulai menipis. Hal ini menimbulkan kekhawatiran teman-teman ODHA terkait ketersediaan obatnya,” seperti yang disampaikan oleh Resputin, Monitoring ARV Officer IAC.
Disaat kami mengkhawatirkan ketersediaan obat ARV bagi teman-teman ODHA, beberapa waktu lalu IAC dikejutkan dengan adanya berita di media  mengenai dugaan korupsi pengadaan obat ini. Diduga ada penggelembungan harga atau prosedur pengadaan tidak jelas berdasarkan informasi dari Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung yang beredar di media.
“Seperti yang diketahui, ODHA dapat memiliki kualitas hidup yang baik jika meminum obat ARV. Obat ini diminum seumur hidup, Kementerian harus menyegerakan proses tender obat ARV ini dan perusahaan farmasi tentunya harus mengenyampingkan profit dibandingkan nyawa puluhan ribu ODHA. Selain itu, pemerintah dalam hal ini harus serius menangani kasus dugaan korupsi obat ARV, jika benar terjadi dugaan tersebut tentunya bukan hanya pemerintah yang dirugikan namun puluhan ribu ODHA lainnya yang belum mendapatkan akses obat sangat dirugikan. Mereka menantikan untuk dapat berobat namun karena keterbatasan ketersediaan obat akhirnya menghambat untuk mendapatkan akses pengobatan,” menurut Aditya Wardhana, Direktur LSM IAC.
Jangan sampai euforia Hari AIDS Sedunia kemudian melupakan situasi-situasi yang menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia kepada ODHA sebagai masyarakatnya. Kekhawatiran akan situasi ini tentunya akan berdampak pada program penanggulangan HIV di Indonesia. Mempengaruhi komitmen Indonesia untuk dapat mencapai 90-90-90 di tahun 2020 dan Getting to Zero pada tahun 2030.
Dalam situasi ini, IAC menghimbau pemerintah Indonesia agar 1) mempercepat proses tender obat TLE sehingga akses obat bagi ODHA tetap terjamin, 2) Serius dalam menyelesaikan dugaan korupsi obat ARV sehingga tidak merugikan pemerintah dan ODHA, 3) Menggunakan posisinya sebagai pemerintah supaya perusahaan lokal farmasi tidak mementingkan keuntungan dibalik nyawa ODHA, 4) Mendorong ketersediaan pilihan obat ARV yang lebih berkhasiat seperti Dolutegravir sehingga ODHA memiliki pilihan dalam pengobatannya dan dapat terus memiliki kualitas hidup yang baik.

Informasi lebih lanjut sebagai narahubung dapat menghubungi Aditya Wardhana HP +62 811-9939-399 Email awardhana@iac.or.id, Sindi Putri HP 087878407551 email sindi@iac.or.id, Ferry Norila HP +62 856-9999-320 Email fnorila@iac.or.id

Related Posts:

BNN Papua Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Petugas Hotel Jasmin



Jayapura,-- Informasi melalui sosialisasi bahaya dan dampak penyalahgunaan Narkoba kepada seluruh pegawai Hotel Jasmin Jayapura. Pada kegiatan General Meeting bulanan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua itu lantas diawali dengan gelarnya sosialisasi  bahaya narkoba bagi petugas atau karyawan hotel tersebut, dan diikuti sebanyak 30 pegawai Hotel.

Kegiatan di buka langsung oleh General Manager Hotel Yasmin Jayapura I Made Witra.

 Manager Hotel Yasmin mengapresiasi kepada BNNP Papua yang selalu libatkan Hotel Yasmin dalam kegiatan BNNP Papua terutama pada kegiatan Pembentukan Relawan Anti Narkoba dan dari Relawan tersebut muncul suatu program untuk memasang standing banner dan sticker stop narkoba disetiap kamar hotel.

Pada kesempatan itu, relawan anti narkoba Hotel Yasmin Jufry memberikan materi Bahaya dan Dampak penyalahgunaan narkoba didampingi oleh penyuluh Narkoba BNNP Papua Wisnu W. Kuncoro.

 Jufry mengatakan narkoba sudah masuk dan beredar di seluruh kawasan Indonesia bahkan sudah sampai ke pelosok-pelosok Indonesia khususnya pelosok Papua.

"Banyak anak-anak Indonesia khususnya di Papua yang menjadi korban penyalahguna narkoba melihat kondisi yang seperti itu Jufry mengajak kepada seluruh kartawan Hotel Yasmin untuk bersama-sama kita tingkatkan gerakan Pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dimulai dari lingkungan kerja kita,"harapnya.

Lanjut Wisnu, sebagai pegawai hotel  untuk harus waspada kepada setiap barang bawaan pengunjung hotel sehingga jangan sampai hotel kita menjadi tempat pesta bahkan transaksi narkoba.(*).

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

20 ASN Di Kantor BPS Provinsi Papua Ikuti Tes Urine



Jayapura,--Badan Narkotika Nasional (BNN)Provinsi Papua mengelenggarakan pemeriksaan Screening (Tes Urine) kepada personil ASN di kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Papua di Jayapura dan telah mengikuti sebanyak 20 ASN dari instansi tersebut.

"Kegiatan diikuti 20 orang dengan Hasil Negative tidak ada terdapat penyalahgunaan Narkotika dilingkungan Kantor Badan Pusat Statistik Kota Jayapura,"kata Kabid P2M BNN Papua Kasman, S.Pd., M.Pd kepada wartawan Jumat, (30/11/2018) di Jayapura.


Kegiatan ini telah diawali dengan koordinasi bersama Kepala Kantor Badan Pusat Statistik Kota Jayapura Drs. Parjan, M.Si terkait pentingnya menghindari Narkoti di lingkungan kantor bahkan dalam kantor saat sedang menjalankan tugas karena hendaknya bisa terpengaruh pada segala hal di kantor.

Dalam Sambutannya Kepala Kantor Badan Pusat Statistik provinsi Papua Drs. Parjan, M.Si berterima kasih kepada Team BNN Papua yang telah memberikan penyuluhan sekaligus melaksanakan pemeriksaan urine kepada ASN dilingkungan Badan Pusat Statistik Kota Jayapura.

"Kegiatan pada hari ini merupakan langkah awal komitmen dan sinergitas yang akan dibangun oleh Badan Pusat Statistik Kota Jayapura dengan BNNP Papua sehingga saya mengajak kepada seluruh ASN dilingkungan BPS Kota untuk sama-sama kita dukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Papua,"harapnya.

Mewakili Kepala BNNP Papua sekaligus memimpin Team BNNP Papua,  Kabid P2M BNNP Papua Kasman, S.Pd., M.Pd dalam arahannya  mengapresiasi atas respon positif dari Kantor BPS Kota Jayapura pada program pemeriksaan screening urine untuk seluruh ASN dilingkungan badan Pusat Statistik Kota Jayapura.

"Dilaksanakannya Tes Screening (Tes Urin) ini adalah untuk mendeteksi secara dini ada atau tidaknya kadar narkotika di dalam tubuh seseorang dan sebagai sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat,"ujarnya.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Catatan 16 Hari Anti Kekerasan Kabupaten Jayapura

Kampanya Stop Kekerasan Terhadap Perempuan


Jika Kau hanggap perempuan sosok yang lemah, kau salah.
Sebab perempuan adalah mentari yang tangguh untuk selalu bersinar.
Jika kau anggap perempuan hanya dapat menangis,kau salah.
Sebab perempuan selalu tegar dalam tetesan air mata yang terjatuh.
Jika kau anggap perempuan hanya mengeluh, kau salah.
Perempuan dapat berkorban dalam setiap detiknya.
Kau harusnya sadar jika kau terlahir dari rahim perempuan.
Kau harusnya sadar jika kau bernafas hingga kini karena kasih sayang perempuan. Kau harusnya sadar dibalik suksesmu ada perempuan yang selalu mendoakanmu.
Hormati dan jagalah selalu perempuan.
Hentikan kekerasanmu terhadap perempuan. Hentikan ucapan kasarmu terhadap sosok perempuan.
Hentikanlah semua itu...
Hargailah...
Sayangilah....
Cintailah...
Kasihilahh...
Bahagiakanlah😊
#StopKekerasanTerhadapperempuan
#16hariantikekerasanterhadapperempuan


Penulis : Evi Toam - Kontributor Kab.Jayapura

Related Posts:

Puncak Peringatan HUT KORPRI Ke-47 Kabupaten Mamberamo Raya


Upacara peringatan HUT KORPRI ke-47 Kabupaten Mamberamo Raya


Mamberamo Raya,--Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mamberamo Raya (kamis 29/11/18) di tandai dengan pelaksanaan upacara peringatan yang dilaksanakan secara sederhana dan meriah.
Upacara yang bertemakan "KORPRI: Melayani, Bekerja dan Menyatuhkan Bangsa" ini di mulai pukul 08.00wit dipimpin langsung oleh Plt. Sekda Kabupaten Mamberamo Raya Drs. Yusuf Mayabubun.




Puncak Peringatan yang mengambil tempat di lapangan Apel Kantor Dinas Perhubungan diikuti oleh ratusan ASN, Perwakilan TNI/POLRI, Guru, Perawat yang ada di Kabupaten Mamberamo Raya dan juga turut pula dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mamberamo Raya, Anggota DPRD, Kapolres Mambraya, Perwira Penghubung KODIM 1712 Sarmi, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia yang di bacakan Sekda Mayabubun secara tegas menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat memfokuskan energi pada intisari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk itu setiap anggota Korpri harus menjadi aset bangsa yang menjadi bagian dari solusi bangsa dan bukannya bagian dari masalah bangsa.


Pada kesempatan itu usai pelaksanaan upacara Drs. Yusuf Mayabubun dalam wawancara singkat ketika ditanya mengenai amanat Presiden yang menyatakan rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disiplin bertanggung jawab dan berorientasi kerja, Mayabubun menghimbau kepada ASN yang ada di Kabupaten Mamberamo Raya ini bekerja sama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menghapus kendala-kendala yang ada selama ini. 

Penyerahan tropi juara kepada pemenang lomba oleh Plt. Sekda

"Memang pelaksanaan pelayanan yang berjalan selama ini belum maksimal sesuai dengan harapan masyarakat hal ini dikarenakan belum adanya kerja sama, koordinasi, dan kekompakan yang baik antara pimpinan OPD dengan aparatur ditingkat bawahnya".
Ia juga mengajak ASN untuk bersama-sama memanfaatkan momentum ini guna membenai kekurangan-kekurangan yang ada sesuai dengan tema Hut Korpri " Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa".

Pemeriksaan sampel darah oleh  Dinas Kesehatan Kab. Mambraya

Selain itu menyikapi ASN sering meninggalkan tempat tugas dalam waktu yang cukup lama saat Bupati atau Piminan OPD tidak berada di tempat , hal ini mendapat perhatian serius dari sekda selaku penyelenggara pemerintaan, "Saya pikir kita sama-sama harus mengerti bahwa kebiasaan-kebiasaan kita yang seperti itu harus di hilangkan, pada saat Bupati atau Pimpinan OPD tidak berada ditempat dikarenakan sedang melaksanakan tugas. Kita pimpinan di tingkat bawah dan staf harus tetap berada ditempat untuk melaksanakan pelayanan publik kepada masyarakat". Demikian punkasnya.

Pameran mini pengenalan produk olahan panganan lokal. oleh Dinas UMKM Kab. Mambraya


Sementara itu ketua panitia HUT Korpri Yonatan Finontoan, SE. Menyampaikan terimakasih kepada anggota panitia yang terlibat mendukung terlaksananya kegiatan dari mulai pencanangan (22/11/18) sampai dengan puncak acara hari ini (29/11/18) sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Yonatan juga menjelaskan dalam rangka memperingati Hut Korpri ke-47 ini, telah dilaksanakan berbagai kegiatan dan lombah antara lain: lombah pembacaan Panca Prasetya Korpri, lombah Pidato, lombah Paduan Suara, lombah Cipta Menu, lombah Merangkai Bunga dan jalan santai.


Pada puncak acara ini panitia juga mengadakan Pameran mini yang ikuti beberapa OPD diantaranya Dinas Kesehatan, Sekretariat Daerah, dan Dinas UMKM.
Di akhir acara peringatan HUT KORPRI ini di tutup dengan penyerahan tropi juara dan uang pembinaan bagi OPD dan Peserta yang keluar sebagai pemenang. 

Penulis : Saiway - Kontributor Membramo Raya/29 nov2018).

Related Posts:

Mahasiswa Asal Pegunungan Stop Mengkonsumsi Miras.


Jayapura,-Diskusi publik yang diselenggarakan oleh Anggota Tim Kerja ULMWP  Markus Haluk yang berdiskusi dengan puluhan mahasiswa/i asal Jayawijaya telah berlangsung di Asrama Nayak II Tanah Hitam  pada, Rabu,  (29/11/2018) di Jayapura dengan Thema   "Integrasi Papua Belum Selesai".

Dalam diskusi itu diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 20 orang putri dan 30 orang putra asal mahasiswa/i Jayawijaya.

"Sudah terlalu banyak korban bahkan jutaan jiwa yang sudah hilang dari tanah Papua pula lantas dialami dengan derita pahit selama integrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)jadi  kondisi ini terus berlangsung saat militer Indonesia, baik polisi maupun tentara, menjadi elemen utama dalam menghadapi gelombang aspirasi politik yang terus bergerak dalam pemerintah terlihat diam dan seakan menutup mata dan telinga membiarka tragedi manusia yang terus terjadi di Tanah Papua,"kata Haluk kepada wartawan  di Jayapura.


Lanjutan Haluk, realiata yang terjadi di Papua kebanyak anak gunung yang mengkonsumsi miras, mencuri, jadi anak aibon dan juga demo kemerdekaan bangsa Papua. Oleh sebab itu, saya minta kepada seluru lapisan anak gunung berhenti  dengan hal yang berbauh buran yakni mengkonsumsi Miras.

 "Membenahi diri  dangan hal  yang baik seperti belajar dengan baik, karena kita melawan pemerintah  dengan kepintaran (watak) maka itu mulai hari ini mempersiapkan diri,"harapnya dia.

Melawan secara sehat bukan dengan kekerasan atau fisik.

"Semuanya kembali pada diri kita untuk melakukan hal yang baik dan tidak dari seseorang.

Penulis : Michael Edowai - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Mahasiswa STIKOM Gelar Musorma Ke -XVII Pemilihan MPM



Jayapura,--Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Muhammaddiyah) gelar Musyawarah Organisasi Mahasiswa (Musorma) Ke XVII dalam rangka pemilihan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Stikom Jayapura yang berlangsung di Aula Stikom Mahammadiyah pada Selasa, (27/11/2018)  di Jayapura.

Sidang MUSORMA dengan Thema:"Jadikan Ajang Musyawarah Sebagai Pendidikan Berorganisasi, Penkaderan Melalui Pemimpin Yang Kreatif dan Handal" dan secara resmi dibuka langsung oleh  wakil ketua III Drs.Taufan Pamungkas, M.Si.

Taufan mengapresiasi kepada Panitia dan Pengurus BEM atas laporan keuangan yang disampaikan atas terlaksananya Musorma tersebut.

Mahasiswa selalu Eksis dalam proses Perkulihan agar Mahasiswa dapat menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu selalu 4 tahun.Oleh sebab itu, mahasiswa selalu siap dalam segala hal seperti kehadiran, tugas individu maupun kelompok, ujian Mid semester dan juga ujian akhir semester/ final,"kata Taufan kepada wartawan di Jayapura, Selasa, (27/11).

Lanjutnya, MPM yang akan terpilih agar melanjutkan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Seminar sehari maunpun seminar Nasional agar Mahasiswa juga dapat berkembang dalam bidang organisasi agar supaya ketiga  terjung ke dunia kerja tidak sulit lagi untuk mencari lapangan kerja.

Ketua Bem mengapresiakan kepada panitia pelaksaan yang mana mensukseskan Musorma dengan kerja keras sehingga akhirnya Musorma  dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kami.

"Semua mahasiswa Agar selalu eksis menjaga kelancaran  Musorma dan juga memilih dengan hati nurani sesuai dengan hak memilih dan di pilih,"harap Alnornus Bame selaku ketua BEM Stikom.

Sementara itu ketua panitia Eman Wuka mengatakan BEM adalah bagian terpenting dalam menunjang kreatif Mahasiswa, dan wadah untuk berkumpul dalan membina,mendidik kepribadian Mahasiswa yang memiliki intergritas diri dan juga mampu membina sesama.

"Adapun sumber dana yang kami memperoleh dari pihak kampus kepada Penitia pelaksanaan sebesar Rp.3.900.000.00, guna pelaksaan acara Musorma   Majelis Permusyawaratan Mahasiswa.

Dirinya  berterima kasih kepada semua donatur yang telah membantu  melancarkan acara MUSORMA dan juga kepada jajaran panitia pelaksanaan dan BEM, MPM yang  berhasil mengukseskan Musyawarah Organisasi Magasiswa tersebut.

Penulis : Michael Edowai - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

PANWAS DISTRIK MAMBRAMO TENGAH LAKSANAKAN PELANTIKAN PPL DAN BIMTEK



Memberamo,--Panitia pengawas pemilu ( PANWASLU ) Distrik Mamberamo Tengah Kabupaten Mamberamo Raya hari ini senin 26/11/18 melaksanakan kegiatan pelantikan dan bimtek bagi Petugas Pengawas Lapangan (PPL).
Acara yang bertempat di aula kantor Distrik Mamberamo Tengah ini di ikuti oleh  PPL yang direkrut dari 11 kampung yang ada di Distrik Mamberamo Tengah. Kegiatan yang dimulai pkl 10:15 wip  diawali dengan pembacaan fakta integritas dan pengambilan sumpah janji PPL tirut di hadiri oleh kepala Distrik Mamberamo Tengah, kepolisian sektor mamberamo tengah, Komisioner BAWASLU Kabupaten Mamberamo Tengah dan perwakilan Komisioner dari 13 Distrik di Kabupaten Mamberamo Raya.



Pada kesempatan itu usai pelantikan yang dilakukan Ketua Komisioner Distrik Mamberamo Tengah. Kepala Distrik Mamberamo tengah Mesak Bilasi, SE dalam sambutannya mengharap kepada petugas yang telah dilaktik ini dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya ssuai dengan fakta intgritas yang telah di ucapkan "saya mohon kepada adik-adik yang telah dilantik pada saat melaksanakan tugas lapangan nanti jangan perna takut untuk melaporkan setiap temuan pelanggaran yang terjadi lapangan" tegasnya.
Ia juga berpesan kepada mereka agar senantiasa selalu selalu berkoordinasi dengan panwas tingkat distrik jika terdapat temuan pelanggaran dilapangan "sekali lagi jika nanti ada pelanggaran-pelanggaran pemilu dilapangan dalam mengambil tindakan harus selalu berkoordinasi dengan teman-teman komisioner di tingkat distrik untuk diteruskan ke tingakatan selanjutnya". demikian tutupnya


Cornelia Mamoribo, SE. Selaku Ketua BAWASLU Kabupaten Mamberamo Raya yang turut hadir sebagai narasumber pada sesi bimtek mengucapkan banyak terima kasih kepada panwas distrik mamberamo tengah yang telah melaksanakan kegiatan pelantikan ini dengan baik dan sukses.

Usai kegiatan pelantikan PPL dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis ( BIMTEK) bagi PPL.

Penulis : Saiway - Kontributor Kab.Memberamo Raya

Related Posts:

🍁MENGAPA ANAK-ANAK SUKA BERPERILAKU LEBIH BURUK KETIKA IBUNYA BERADA DI DEKATNYA?🍁



🍁MENGAPA ANAK-ANAK SUKA BERPERILAKU LEBIH BURUK KETIKA IBUNYA BERADA DI DEKATNYA?🍁
Jawabnya akan membuat kita sedikit merasa berbeda tentang air mata (tangisan) dan amukan (tantrum).

Akhirnya kita mendapatkan jawaban untuk pertanyaan ini, dan itu ternyata adalah sesuatu yang baik.

Bagi seorang ibu sebaiknya tidak melewatkan ini. Alasan mengapa anak-anak ibu bersikap lebih buruk ketika para ibu mereka berada di sekitarnya? Ini sederhana.

Jika anak anda bertindak lebih buruk di depan ibunya itu berarti bahwa anda (seorang ibu) sudah menjadi ibu yang baik, dan telah melakukan pekerjaan sebagai ibu dengan benar.

Sebagai seorang ayah, saya tahu persis bagaimana anak-anak selalu dalam perilaku terbaiknya ketika mereka sedang bersama ayahnya. NAH.. drama dimulai ketika ibunya datang. Lalu mengapa mereka selalu bertindak lebih buruk di depan ibunya?

Setelah kami membaca postingan menakjubkan dari Kate Surfs, kami sangat menyukainya, kami merasa begitu banyak yang ingin kami bagi dengan kalian semua.

Jadi begini. Alasan mengapa anak-anak cerderung bersikap buruk ketika ibu mereka berada di sekitarnya. Ini sebuah teori yang indah, yang akan membuat kita semua merasa sedikit berbeda membuat kesimpulan tentang rengekan, air mata dan amukan, saya yakin:

Karena ANDA-ANDA (para ibu) adalah tempat yang aman. ANDA adalah tempat mereka bisa datang dengan semua masalah mereka. Jika Anda tidak dapat membuat sesuatu yang lebih baik, maka siapa lagi yang bisa? (menurut mereka).

Jika anak sudah berada dalam situasi yang tidak menyenangkan sepanjang hari, kemudian mereka melihat anda (ibu) datang, mereka tahu, akhirnya inilah waktu untuk melepaskan beban itu.

Itu berarti melepaskan apapun, MERENGEK, MENAGIS, dll. Lelah setelah seharian dari tempat kerja, tapi itulah pekerjaan ibu. Berikan pada mereka ekspresi tanpa hambatan, dan jadilah tempat nyaman untuk pelepasan emosional baku mereka.

Anda (ibu) belum sempat meluruskan kaki, jangan terkejut jika anda akan disambut di pintu dengan rengekan dan jeritan.

Luar biasa, pada moment ini anda (ibu) telah menciptakan ruang yang cukup aman untuk anak-anak, dan membiarkan mereka memiliki izin menjadi ALAMI.

Dan, dengan cara itu BENAR-BENAR-BENAR penting bagi anak-anak untuk menjadi alami dengan perasaan mereka, emosi mereka dan fungsi tubuh mereka.

Ketika mereka tumbuh, kita pasti ingin anak-anak kita memiliki kecerdasan yang sangat berfungsi kan? dan tampa hambatan emosional yang berarti kan?

JADI... anggaplah sikap buruk anak-anak itu sebagai pertanda baik. Semua karena anak-anak mencintai anda (ibu), mereka sudah menyimpannya selama seharian hanya untuk seorang ibu. CLEAR!


Dikutip dari : Kurnia Azizah ( Facebook)

Related Posts:

Pemkot Jayapura Resmi Membuka Kegiatan Pengecetan Menyambut Natal



Jayapura,--Pemerintah kota Jayapura dalam hal ini wali Kota Jayapura yang diwakili asisten 1 Sekertaris Daerah Kota Jayapura bidang pemerintahan Hanok Wambukomo secara resmi membuka kegiatan padat karya perkotaan bagi masyarakat dan versi kaum penganggur di kota Jayapura untuk mengambut Hari Natal 25 Desember 2018.

"Terselenggaranya kegiatan padat karya perkotaan ini memunyai multifungsi diantaranya yaitu mengurangi beban daripada kaum pengangguran dan juga masyarakat yang  statusnya berada dibawa garis kemiskinan untuk ikut terlibat karena kegiatan ini dikelola langsung oleh pemerintah kota Jayapura,"kata Asisten I Setda Kota Jayapura Hanok Wambukomo kepada wartawan, Senin, (26/11/2018) di Jayapura.

"Sesuai dengan rancangan  anggaran 2018 pada 29 Desember 2017 lalu bersadasrkan Surat Keputusan Nomor 560/743 tentang penetapan panitia pelaksana kegiatan pemberian honorel dan pekerjaan peningkatan kesempatan kerja melalui kegiatan peluasan kesempatan kerja dalam pemgurangan pengangguran di kota Jayapura tahun anggaran 2018.

Kegiatan ini dalam rangka memperindah kota Jayapura mengambut hari Natal 25 Desember 2018 dan dirangkum dengan beberapa program kerja diantaranya : pengecetan talut, trotoal dan medan jalan yang berada di distrik Heram,  distrik Abepura, distrik Jayapura Selatan dan distrik Jayapura Utara.

"Dapat diagendakan bahwa kegiatan yang sudah diprogram ini dikerjakan oleh para penganggur dan masyarakat ekonomi lemah selama 6 hari yakni mulai dari tanggal 26 Novemver hari ini sampai 1 Desember mendatang terhitung 6 hari keruanya,"katanya.

Kegaiatan padat karya tersebut, dapat mengerap tenaga kerjanya sebanyak 700 orang dan 700 orang tersebut dibagi dalam 70 kelompok karena satu kelompok terdiri dari 10 orang dan dapat dibagi berdasarkan aturannya.

"Tujuan daripada kegiatan ini untuk menekan angka pengangguran, setengah penganggur dan masyarakat ekonomi lemah di kota Jayapura dan diadakan lapangan kerja bagi kaum penganggur dan masyarakat yang ada di kota Jayapura agar bisa mengatasi permasalah tingkat kesejahteraan dalam keluarga dan ini merupakan visi dan misi wali kota Jayapura yang lantas dilaksanakan,"ujarnya.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

700 Pekerja siap diterjunkan untuk Memperindah Kota Jayapura


Jayapura,--Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Djoni Naa mengatakan melalui kesepakatan dan sesuai agenda pemerintah kota Jayapura bahwa sebanyak 700 pencari kerja yang statusnya masih penganggur dan masyarakat yang ekonomi lemah ini siap terjun  untuk memperindah kota Jayapura mengambut hari Natal 25 Desember 2018 mendatang.

"Program kerja ini sesuai visi dan misi wali kota Jayapura dan kami sebagai pelaksanaan amanat wali kota berharap masyarakat dan para penganggur yang dapat ambil bagian dalam program prioritas ini dimanfaatkan dengan baik.

"Kegiatan perluasan kesempatan kerja dan pengurangan pengangguran di kota Jayapura  merupakan padat karya perkotaan tahan III yang dilaksanakan oleh dinas dinas tenaga kerja kota Jayapura untuk mengurangi pengangguran dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat ekonomi lemah yang ada di kota Jayapura,"kata kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Djoni Naa kepada wartawan Senin, (26/11/2018).

Mereka yang terlibat ini bagian dari pencari kerja atau statusnya masih penganggur atau masyarakat miskin . Oleh karena itu, kami berharap kesempatan ini dipergunakan secara baik dan benar.

"Saya sangat apresiasi kepada pemerintah kota Jayapura yang telah memberikan kewenangan kepada kami untuk harus mengelenggarakan program ini karena program ini merupakan program prioritas wali kota Jayapura,"singkatnya.

Kami berharap supaya tenaga kerja yang sudah diserap sebanyak 700 orang dipergunalan secara baik dan benar agar beban yang dialami dan dirasakan bisa mengatasi.

Banyak kalangan yang tengah memasukan proposal kerja namun kami hanya menerima sebanyak 70 kelompok saja,"terangnya.

Sebanyak 700 orang ini sudah dibagi tugas masing-masing untuk mengecet dan lainnya untuk memperindah kota Jayapura mengambut hari Natal bagi umat Kristiani yang ada di Jayapura.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

KEKERASAN SEKSUAL ADALAH KEJAHATAN KEMANUSIAAN




Seperti yang teman-teman sudah ketahui, tema besar dalam peringatan 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan:
KEKERASAN SEKSUAL ADALAH KEJAHATAN KEMANUSIAAN


Sedikit update:
Hingga hari ini, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang disodorkan dan dinisiasi oleh kelompok perempuan seperti LBH Apik, Forum Pengada Layanan dll masih mangkrak di DPR. Padahal UU ini amat dibutuhkan untuk memastikan perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan. Jika menunggu sampai ada parlemen baru, diskusi akan mulai dari nol lagi dan akan makan waktu lebih lama lagi untuk pembahasan.


Oleh karena itu, minggu lalu perwakilan dari berbagai organisasi perempuan dan HAM sepakat untuk memperkuat kampanye agar RUU ini disyahkan. Kita harus berjuang habis-habisan agar RUU ini lolos.
Masih ingat gak tahun 2004, saat di ujung tahun politik, kita semua juga turun untuk mengesahkan RUU KDRT saat itu? Harapannya, dengan tenaga yang ada kita coba lagi untuk menekan parlemen agar membahas dan mengesahkan RUU ini.



Pada rapat yang berlangsung di Komnas Perempuan minggu lalu, organisasi perempuan dan HAM berencana untuk aksi. Tepatnya hari Sabtu 8 Desember pukul 09:00 - 12:00 akan ada pawai akbar untuk pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Rutenya: Sarinah Thamrin hingga Taman Aspirasi Istana.


Aksi bersama ini sepakat membuat nama gerakan ini sebagai:
GERAKAN MASYARAKAT UNTUK PENGESAHAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL.

Kepada teman-teman di daerah juga diharapkan membuat aksi yang sama.
Dan saya amat berharap agar setiap orang ikut ambil bagian dalam kampanye dan advokasi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual ini.
Tolong bantu amplifikasi pesan ini di media sosial milik teman-teman.
Ini hestek yang disepakati untuk kampanye sosial media: #gerakbersama #16HaKtP #sahkanRUUPKS #Pawai8Des
Terima kasih yaaa....


 

Dikutip Dari Facebook : Tunggal Pawestri

Related Posts:

JALAN TRANS PAPUA TERHUBUNG MAHASISWA PUNCAK AMBIL PERNYATAAN SIKAP

  Jayapura,--Dengan melihatnya program nasional jalan trans di bagian pegunungan tengah Papua; Jayapura - Wamena, Wamena - Puncak Jaya, sudah tembus, dan Puncak Jaya - Puncak tidak lama lagi akan tembus bahkan seluruh tanah Papua.

membuat tantangan yang berat bagi masyarakat Puncak sendiri dalam menjalankan segala aspek kehidupan.

Kami mahasiwa mempunyai hak untuk menyampaikan kepada para elit partai politik serta politisi di lingkungan pemerintah Kabupaten Puncak Papua, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), terlebih khusus kepada tokoh adat; mereka yang mempunyai hak ulayat tanah adatnya agar tidak dijual tetapi harus bersifat sistem kontrak seperti hutan Mambramo Raya yang masih memegang prinsip sampai saat ini tegasnya, Aperau Kiwak ketua komunitas mahasiswa pelajar puncak (KMPP) Se - Jayapura di asrama Damal Perumnas 1 pada Jumat, 23/11/2018.

Lanjut Kiwak agar tidak  terjadi seperti  Kabupaten Keerom, Bovendigul, dan Merauke, yang sedang dikuasai non pribumi baik pengusaha maupun pedagang sedangkan masyarakat setempat terancam.

Harapan mahasiswa agar peduli demi menyelamatkan dan menjaga sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) bagi negeri dan masyarakat Puncak itu sendiri.

Penulis: Yanuarius kadepa - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Pemkot Pantau Jalan dan Jembatan Hamadi Holtekan Untuk Peresmian


Jayapura-Pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini yang mewakili Wakil Wali Kota Jayapura , Haji Rustam Saru memantau jalan jembatan Youtefa atau Hamadi Holtekam, yang tengah memasuki proses peresmian dan juga proses pengaspalan, karena jembatan tersebut merupakan proyek yang stategis dan pekerjaan yang urgen pula dapat diproyeksikan atau prioritaskan oleh pemerintah kota Jayapura karena pekerjaan tersebut termasuk dalam visi dan misi  wali kota Jayapura untuk jembatan Hamadi Holtekan maka kita harus perhatikan dan melakukan pemantauan kesana,"katanya kepada wartawan Kamis, (23/11) kemarin.

Prestasi dari pada pekerjaan tersebut akhir Oktober mencapai 6o% sampai 70% maka dapat diperkirakan akhir November bakal mencapai 80% dan jembatan tersebut menjadi jalur  terdekat Hamadi Holtekan pula mencapai 514 Meter merupakan jembatan pendekat yang dibangun pemerintah kota Jayapura.

"Sesuai dengan kontrak pemerintah akan berakhir sampai 18 Desember mendatang terkait Jembatan Hamadi Holtekan  sehingga diharapkan segera menyelesaikan jembatan itu agar harapan dan target yang diproyeksikan bisa mencapai sesuai apa yang kita inginkan,"katanya.


Dirinya meminta pekerjaan tersebut harus menambah tenaga, menambah peralatan dan menambah waktu kerja agar pekerjaan cepat selesai  agar target yang dapat diharapkan bisa tercapai.

Dalam kesempatan ini kami hanya pastikan keadaan jalan menuju Jembatan Hamadi Holtekam di Youtefa dan kami akan koordidasi dengan dinas PU provinsi untuk pengaspalan karena jalan tersebut perlu melakukan pengaspalan karena ini sebagai jalan wisata dan jalan terdekat.

Sementara kami sedang koordinasi tekait kompensi hak ulayat tanah karena tanah sekitar ini sedang masalah karena ada pro dan kontra oleh pemilik tanah maka dalam waktu dekat pemerintah kota dan pemerintah provinsi akan bekerja sama memberikan hak ulayatnya,"jelasnya.

Mengamati kondisi daerah yang pantas dijadikan sebagai wisata ini kami akan berupaya menutupi kompensasi hak ulayat dan akan berupaya melakukan pengaspalan dan peresmian kelak agar jalur terdekat bisa difungsikan oleh masyarakat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di jalan. Itu yang kami harapkan.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Pemkot Jayapura Siap Membayar Kompensasi Masalah Hak Ulayat Dengan Masyarakat



Jayapura--Sebenarnya kesepakatan dengan nilai pembayaran kepada masyarakat pemilik tanah pemasangan setiap menara yang akan diposisikan disekitar jalan Hamadi Holtekam di Youtefa  maka pada akhkrnya pemerintah kota Jayapura secara langsung berhasil melakukan musyawara mufakat dengan masyarakat pemilik tanah  terkait jembatan Youtefa menjadi jalur terdekat.

Hal itu disampaikan wakil wali kota Jayapura Haji Rustam Saru kepada wartawan seusai mufakat dengan masyarakat di Jayapura kemaring.

"Oleh karena itu, diharapkan kepada pemerintah kota Jayapura selaku barometer untuk pertemuan dengan seluruh element masyarakat  pemilik ulayat  dan kami berharap hari ini sepakat nilai rupiah dengan pemerintah atas tanah adat atau hak ulayat  tersebut dengan pihak PLN,"katanya.


Harapan kita ketika dapat memasuki tahap pembayaran sampai bulan Desember kelak hendaknya sudah selesai maka dalam kesempatan ini dapat hadir Kejaksaan Tinggi, Kepolisian  sebagai saksi dan juga memantau untuk perkembangannya,  karena kemungkinan dikemudian hari kelak bakal terjadi permasalah karena  kota Jayapura atau Papua ini sering terjadi permasalahan tanah.

"Untuk menghindari pelbagai persoalan terkait masalah tanah ini kami libatkan Kejaksaan dan pihak kepolisoan karena, biasa pembayaran sudah dilakukan namun keterlibatan pihak ketiga atau orang ketiga mengakuh tanah tersebut sebagai pemiliknya sehingga untuk mengatasi hal itu, lantas melibatkan pihak keamanan,"tuturnya.

Terkait hal ini, ketika ditanya Rosina warga Youtefa atau pemilik tanah adat tersebut, dirinya mengatakan melalui kesepakat bersama para mepala suku dan semua pemilik tanah Youtefa dan sekitarnya bakal terima atas pembayaran yang akan diberikan pemerintah kepada masyarakat adat.

"Selama sebelumnya kami sedikit mengeluh karena permintaan kami dengan penawaran pemerintah atas nilai rupiah tidak sesuai kesepakatan sehingga rasanya tidak memuaskan namun sekarang kami sudah melakukan kesepakatan jadi akan terima jumlah uang yang diberikan dan sepakat dengan pemerintah kota Jayapura atas penawarannya,"tegasnya.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Masyarakat Keluhkan Jaringan Telkomsel Nabire Lalot.



Nabire,--Pelayanan jaringan telkomsel yang dapat diharapkan masyarakat Nabire  tidak dapat memberikan pelayannya dengan baik sehingga masyarakat Nabire dalam pelbagai hal yang berhubungan dengan jaringan internet mengalami keterlambatan. Oleh karena itu, kami masyarakat  pengguna jaringan telkomsel sangat mengeluh terkait Lambat Loading jaringan (Lalot) tersebut,"Marta  kepada wartawan Kamis, (23/11/2018) di Jayapura.

Telkomsel dengan visi dimana menjadi penyedia layanan dan solusi gaya hidup digital kelas dunia yang terpercaya, serta misi memberikan layanan dan solusi digital mobile yang terbaik, namun lain hal yang di rasakan warga Nabire pengguna setia layanan telkomsel yang ada di kabupaten Nabire.

"Akibat dari lambat loding (Lalod) Jaringan data di kota Nabire, ini menimbulkan beragam tanggapan warga selaku pengguna setia jaringan data telkomsel.
seperti apa yang di ucapkan Beberapa Warga yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa, “jaringan data telkomsel di Nabire miris Jailangkung, Datang tak di jemput pulang pulang tak di antar,”kata Marta.

"Masyarakat sudah banyak berkontribusi melalui pembelian PULSA TLP dan PULSA DATA tetapi pelayanan tdk bagus, terkadang masyarakat juga sering bertanya TELKOMSEL WILAYAH Nabire kerja apa dan kontribusi kepada masyarakat itu apa? Pemerintah Daerah  dan legislTif di nabire bikin apa? Ini pertanyaan besar yang kami ajukan karena mereka  yg punya kewenangan mengatur bagaimana mega perusahaan ini hanya bisa menyedot uang rakyat tetapi pelayanan nya 0 dan signalnya mengalami naik turun tetapi kontribusi dalam bidang sosial tidak ada maka lebih baik kita kembali ke wartel yg dikelolah oleh TELKOM lebih baik kita kembali ke WARTEL DAN TELEGRAM”,mintanya.

Terkakt hal tersebut, saat dikonfirmasi. Manager Network Servis Telkomsel Jayapura Erliawan budiman, Melalui Corporation communication Kardi lewat pesan singkat menyampaikan “Pihaknya menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya atas ketidak nyamanan yang di alami pelanggan setia data telkomsel di Nabire, dengan adanya gangguan bacbone IP Radio Ip long Hole (IPLH) milik Telkom ruas Windu dan Waropen yang berdampak pada kualitas layanan data telkomsel, sedangkan akses voice dan sms saat ini melalui satelit. Maka itu, dalam hal ini jikalau tidak ada kendala, di targetkan Senin,(26/11) jaringan data telkomsel kembali normal,”jelas Kardi.

Penulis : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

Jurnalis Warga (JW TIFA) Kota Jayapura Gelar Pelatihan & Launching


Suasana Kegiatan Pelatihan JW
Jayapura,--Jurnalis warga  (JW-TIFA) Kota Jayapura menggelar  pelatihan dan launching di Aula SMK Negeri II Jayapura pada Senin (10/11/2018). Dalam kesempatan itu di dampingi langsung oleh Kordinator Jurnalis Warga (JW-TIFA) suaratifapapua Gerard Raja dan dilanjutkan pemaparan materi oleh dua narasumber yaitu :1. Fotograpy oleh Jefry Jurnalis para-para tv, 2. Teknis Menulis berita oleh Alfonsa Wayap Redaktur Majalan Lanny.



Kegiatan tersebut  diikuti oleh sekitar 20 orang yang tergabung dari berbagai Perwakilan antara lain Komunitas Papeda ,Siswa SMK dan Jurnalis Media online dan seluruh Anggota Jurnalis Warga Tifa Kota Jayapura.
“Pada kesempatan ini kami undang  kepada Dinas Komunikasi dan Informasi tetapi beliau tidak sempat hadir ditempat ini bersama kami karena beliau sedang keluar daerah, maka itu launching atau penadatangan tangan bentuk dukungan kami akan tunda pada hari senin (12/11/2018),”kata Koordinator Jurnalis Warga (JW-TIFA) Kota Jayapura Gerrard Raja kepada media suaratifapapua.com.
Lanjuat Gerarrd,  harapan  kedepan bagi teman teman yang sudah  bergabung,

terus semangat untuk menulis dan menulis berita berita yang menarik  terkait dengan pelayanan publik seperti kesehatan,pendidikan,ekonomi,politik sosial budaya dan juga hiburan.
Pada kesempatan ini bagi teman teman yang bergabung dalam jurnalis warga sebagai latar belakang mereka adalah ada yang dari lembaga LSM, media online dan ada juga mahasiswa kampus Stisipol, Stikom dan dari Uncen.
“Jurnalis Warga sudah terbentuk sejak tahun 2013 hinga kini masih ada teman teman masih aktif untuk menulis,”katanya.



Dalam kesempatan itu Alfonsa Wayap Pemateri Menulis Berita menjelaskan bahwa Sejak saya mulai menulis hingga kini saya melihat  perempuan Papua  sangat  minim menjadi seorang penulis, maka saya berharapan, perempuan Papua juga harus mampu menyuarakan dan mempuh menulis apa yang kita lihat di sekitaran kita itu harus menulis,”kata Fonsa saat mengampaikan materinya.

Menurut dia,  menjadi seorang jurnalis sangat sulit,  karena seorang jurnalis itu bukan orang yang pemalu tetapi seorang jurnalis adalah orang yang berani untuk menampil  dan mencari berita.
“Sebenarnya tulisan perempuan sangat rapih dalam tulisan  di banding dengan tulisan putra,”pungkas Fonsa yang kini Redaktur Majalah Lanny.

Penulis : Mikael Edowai - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

KOMINFO Tandatangani MOU Mendukung Jurnalis Warga (JW TIFA) Kota Jayapura


Kadis Kominfo Foto Bersama Ketua & Koordinator JW Kota Jayapura Usai Penandatangan MOU

Jayapura, "Kami dari Kominfo akan terus mendukung Jurnalis Warga Kota Jayapura", ujar Drs.Binton Nainggolan seusai menandatangani MOU antara Kominfo dan JW TIFA di ruangan kerjanya pada Selasa, 13/11.Jurnalis Warga telah berjalan beberapa tahun terakhir ini di Kota Jayapura, dan telah melibatkan masyarakat dengan latar belakang yang berbeda. Menjadi perpanjangan informasi, tidak hanya menulis berita, tetapi juga melakukan advokasi untuk mendorong adanya perubahan ke arah yang lebih baik kepada masyarakat

Jurnalis Warga (JW TIFA) Foto bersama Kadis & Staf Kominfo




Berbagai tantangan yang di hadapi, melihat setiap JW bukan berasal dari aktivis atau penulis, namun bagaimana mendorong agar semua dapat dengan percaya diri dan terlibat dalam menulis berbagai hal, situasi dan peristiwa yang terjadi, di angkat dari potret-potret nyata.



Oleh sebab itu Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) ingin menguatkan peran dan posisi jurnalis warga dengan membuat pendampingan dengan mengkonsolidasi, meningkatkan kapasitas dan networking terutama dengan CSO serta memotivasi mereka dalam menyampaikan berbagai laporan tentang situasi perempuan dan anak di areanya masing-masing.


Koordinator Jurnalis Warga Kota Jayapura Bersama Kadis Kominfo Seusai Penandatanganan MOU (13 Nov 2018)

Para jurnalis warga juga akan didorong dan diberi kesempatan untuk bekerjasama dengan media utama. Hal ini agar suara JW juga mendapat tempat di media utama dan  lebih menjadi perhatian pemerintah untuk mendapat respons.Dalam kesempatan kali ini, komunitas jurnalis warga juga akan diperluas kekalangan laki-laki dan anak muda untuk mengadvokasi persoalan perempuan, anak, gender, dll.

Penulis : Gerrard - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts: