Pemerintah Diminta Sertifikasi Pasar Mama-Mama Papua di Jayapura




Jayapura,--Ketua Pasar mama-mama Papua Ibu Yuliana Pekei minta pemerintah provinsi segera disertifikasi tempat pasar-mama karena tempat pasar mama merupakan tanah milik terminal bus atau Damri.

“Tempat ini milik ternaminal bus dan secara keseluruhan tempat ini belum disertifikasi dan sementara bukan lagi milik pasar mama-mama dan sering kami dimarahi juga oleh oknum tertentu atas tempat atau pasar mama-mama ini sehingga kami minta pemerintah segera diurus agar tanah ini milik kami,”katanya  (18/10).

Menurutnya,  pasar tersebut dibangun oleh pemerintah pusat atas permintaan mama-mama Papua sendiri melalui pemerintah provinsi namun sampai saat ini belum tahu sertifikat tanah sehingga sering dimarahi bahkan dilarang jual pula.


“Pasar ini dibangun atas permintaan kami sendiri namun  kami belum tahu pemerintah sudah urus sertifikat atau tidak karena kami sering mengalami banyak permasalahn disini. Oleh Karen itu, kami minta pemerinta segera urus sertifikat tanah,”harapnya.


Kalau sertifikat tidak diurus oleh pemerintah maka hendaknya situasi pasar tidak aman.

“Yang jelas situasi kami di pasar tidak akan aman kalau pemerintah tidak dibayar atau tidak urus sertifikat karena kegaitan jualan kami 24 jam,”singkatnya.


Pemerintah pusat sudah bangun tempat ini karena kepedulian atas kesejahteraan perekonomian keluarga sesuai visi misi presiden bahwa dibangun dari pinggiran.

Kepedulian pemerinta pusat terhadap kami mama-mama Papua luar biasa tetapi urusan pemerintah provinsi hanya melengkapi yang tersisa seperti sertifikat karena sangat urgen dan wajib dimilik,”ungkapnya.

Penulis : Mikael Edowai - Jurnalis Warga Kota Jayapura
Editor      : Christian Degei - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "Pemerintah Diminta Sertifikasi Pasar Mama-Mama Papua di Jayapura"

Post a Comment