FIM-WP Gelar Aksi Demo Pendidikan Gratis dan Tolak Militerisme di Kampus


Jayapura- Forum Indepen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) lantas gelar aksi demo di lingkungan kantor Dewan Perwakilan Rakyat DPR Papua pada Rabu (10/10).

"Dana otonomi khusus yang yang di berikan Pemerintah Pusat kapada emerintah provinsi Papua bukan untuk di korupsi tetapi untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan mengisi pembagunan,"kata koordinator demo Isaias Tablo kepada awak media.

Lanjut Tablo, Pempus memerintahkan kepada pemerintah provinsi Papua untuk memperhatikan dengan  masa depan Papua.Oleh karena itu,  mahasiswa asli Papua dalam wadah pendidikan digratiskan.

"Tujuan dari pada aksi ini tidak ada intervesi lagi dengan militer dalam dunia kampus karena lantaran mematikan ruang gerak bagi  mahasiswa di kampus,"jelasnya.

Menurutnya, pihak keamanan pernah turun ke semua kampus yang ada di kota study Jayapura tanpa surat ijin.

"  Tanpa surat ijin itu aturan dari mana.Karena, kampus tersebut berdiri berdasarkan aturan maka militer melanggar anturan kampus atau kode etik kampus,"katanya.

Dirinya mewakili mahasiswa Papua, mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak DPRP provinsi Papua yang telah menerimanya dengan setulus hati dalam  aspirasi yang telah disampaikan.


Berikut! Beberapa tuntutan FIM-WP kepada Pemprov Papua dan Papua Barat.

1.Pendidikan di tanah Papua harus gratis bagi mahasiswa/I asli Papua.
2.Pemerintah Papua dan Papua Barat secara aktif mengontrol peraturan tentang biaya pendidikan yang besar di setia kampus yang ada di Papua dan Papua Barat.
3.Pemerintah Papua dan Papua Barat harus mengsubsidikan setengah biaya kebutuhan pokok pendidikan di setiap kampus di tanah Papua untuk meningkatkan kualitas  SDM Papua.
4. Kaporli dan Panglima TNI melarang kehadiran anggota di dalam kampus.
5.Rektor/direktur perguruan tinggi tidak bekerja sama mempersilahkan masuk di arena kampus.

Penulis : Mikael Edowai - Jurnalis Warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "FIM-WP Gelar Aksi Demo Pendidikan Gratis dan Tolak Militerisme di Kampus"

Post a Comment