" Kotak Pengaduan Masyarakat "

Sebenarnya ini tidak menjadi fokus saya, namun pagi ini sekitar pukul 03.00 saya berada di ruangan ini, untuk mengurus Kartu dampingan yang di bawah rawat inap.
Saat saya berada di depan loket, memberi salam, memanggil namun seolah tidak di dengar, saya bahkan sampai berteriak dan mengetuk kaca depan berulang kali, namun tidak di hiraukan.

Padahal ada orang di dalam, saya kemudian bolak balik dan memanggil, namun tetap saja sama. Saya kemudian menuju keluar dan menuju meja satpam, entahlah saya hanya berfikir untuk mendapat bantuan meski mereka yang duduk di meja satpam, tidak seperti satpam.
(anak-anak muda yang sedang duduk sambil bermain HP)..

Salah satu berdiri dan menuju ruangan loket ikut pintu samping katanya. Saya heran, dari pakaiannya jauh dr satpam apalagi mantri, apakah dia penjaga (tapi ga mungkin juga).
Entahlah, paling tidak dia sudah membantu..

Tiba-tiba seorang muncul namun hanya mengeluarkan kepala sambil berkata :
X : Nanti besok saja
Sy : maaf saya di minta oleh dokter mengurus ini sekarang
X : iya tapi besok saja
Sy : sejak td saya menunggu dan bolak balik berteriak, anda tidak keluar, trus anda apa disini?
X : iya sy petugas tapi bukan yang jaga disini. sudah besok saja
Sy : petugasnya kemana? inikan jam pelayanan?
X : tidak tau kemana jalan kemana.
Sy : hebat skali, ini RS atau pasar.

Kembali ke dokter :
Sy : dok ga bisa buat sekarang,
dr : lho kenapa, dibuat saja sekarang
Sy : sy sudah dari loket, tetapi katanya yang jaga ga tau jalan kemana,
dr : lho kok bisa inikan jam pelayanan ada kok orang disitu
Sy : sudah dok, tp katanya bukan dia yang jaga, nah trus dia di dalam situ sebagai apa?
dr : .................(diam)

Miris, kesan pertama di RS ini, disisi yang berbeda ada program dan fasilitas yang di siapkan untuk masyarakat agar mempermudabh akses mendapat layanan kesehatan, namun disisi lain petugas yang seolah tidak memprioritaskan mereka yang membutuhkan pelayanan.

Tidak hanya itu, dinding yang penuh coretan-coretan ga jelas, itu bisa di lihat di bawah kotak saran, juga beberapa hal yang membuat tidak nayaman sebenarnya. Namun terlepas dari itu, semoga ke depan bisa ada perbaikan, untuk masyarakat sebagai prioritas utama pengguna layanan. Dan masyarakat bisa bekerjasama dengan pemerintah, juga layanan melalui kritik dan saran untuk perbaikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Jika menggunakan kertas untuk kotak saran, tidak sempat, kepanjangan, itupun kalau di baca !


By : Hiswita Pangau - Jurnalis warga Kota Jayapura

Related Posts:

0 Response to "" Kotak Pengaduan Masyarakat ""

Post a Comment