INDONESIA AIDS COALITION (IAC) Hadir di Kota Jayapura Melalui Program “Promosi transparansi, akuntabilitas dan partisipasi masyarakat sipil dalam penanggulangan AIDS”.



INDONESIA AIDS COALITION
Adalah sebuah organisasi berbasis komunitas yang bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan transparansi , akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam program AIDS.dengan VISI dunia tanpa stigma dan diskriminasi di mana hak-hak ODHA dan populasi yang terdampak AIDS lain diakui , dilindungi dan dipenuhi . Dalam visi ini , kami ingin secara khusus menekankan hak atas kesehatan , pendidikan, pekerjaan , penghidupan yang layak dan hak-hak anak ,dan Misi IAC adalah untuk bekerja dengan dan untuk populasi kunci yang terkena dampak untuk menjamin pemenuhan hak-hak ODHA , penciptaan lingkungan yang memungkinkan dan untuk mempromosikan pemerintahan yang baik dari program AIDS sehingga partisipatif , transparan dan akuntabel.


Ditahun 2018 – 2020 wilayah kerja Community Monitoring on ARV and Logistic ada di 23 Kabupaten/Kota antara lain : Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara , Kota Jakarta Selatan, Kota Bekasi, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan,Kota Depok, Kota Bogor,Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Lampung, Kota Palembang, Kota  Makasar,Kota Denpasar, Kota Jayapura dan Kota Sorong.melalui program “Promosi transparansi, akuntabilitas dan partisipasi masyarakat sipil dalam penanggulangan AIDS”.

 
Yang akan dikerjakan melalui program ini ialah :

  1. Melakukan kordinasi dengan Pengelola Program dan Farmasi setiap bulannya untuk situasi ARV, dan membantu melakukan pencatatan ketersediaan jenis obat ARV di setiap layanan secara berkala
  2.  Melakukan koordinasi rutin dengan Layanan penyedia ARV dan Logistik (ketersedian reagen tes HIV, Viral Load, Hepatitis, TB, Kondom dan Pelicin)
  3. Memastikan stok obat dan Logistik dilayanan memadai / cukup
  4.  Melakukan pendokumentasian ketersediaan ARV
  5.  Memastikan pelaporan ARV dari layanan ke Dinas Kesehatan Kab/Kota
  6.  Memberikan laporan kegiatan ke Pengelola Program di Dinas Kesehatan Kab/Kota.
  7.   Dan tugas-tugas lainnya yang berkaitan untuk memastikan ARV dan Logistik tersedia di layanan kesehatan rujukan di daerah
  8.   Menjadi sumber Informasi akan rujukan, baik dari layanan ke dukungan Odha maupun sebaliknya.


·      

·        

·        

·       

·      

·      

Related Posts:

"Data Kasus HIV Menembus Angka 35.837,Yayasan Harapan Ibu Papua Gencarkan Pemeriksaan VCT"


Dalam rangka mencegah peningkatan laju perkembangan virus HIV Yayasan Harapan Ibu Papua bekerja sama dengan Puskesmas Abepura melakukan pemeriksaan VCT di sebuah wisma yang ada Kota Jayapura (25/05)

Suster Iin selaku penanggung jawab VCT mengatakan bahwa selama bulan Mei 2018 ini sejauh ini belum menemukan status baru. Ia pun berharap kedepan dengan melihat jumlah kasus yang semakin meningkat masyarakat yang ada di Kota jayapura mempunyai kesadaran untuk datang ke layanan untuk memeriksakan diri karena gratis tanpa biaya sepeserpun.

Related Posts:

Perlu Evaluasi Lagi Terkait Kebijakan Penutupan Lokalisasi


Salah satu kebijakan pemerintah adalah dengan menutup lokalisasi, salah satunya Tanjung Elmo yang berlokasi di Kabupaten Jayapura Papua.

Setelah memberikan uang pengganti pemerintah menyatakan semua WPS dipulangkan di daerah asalnya namun pada kenyataannya mereka ada di kos-kosan dan tetap melakukan transaksi seksual.

23/5 Yayasan Harapan Ibu Papua yang bekerja sama dengan Puskesmas Kotaraja melakukan mobile VCT dan dari 43 orang yang ditest VCT ditemukan dua orang yang positif HIV dan orang lagi positif terinfeksi IMS.

Related Posts: